ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA PADA AN. M DAN AN. A DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKOPNEUMONIA DI RUMKITAL MARINIR CILANDAK

Khoeriyah, Shobahul (2024) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA PADA AN. M DAN AN. A DENGAN DIAGNOSA MEDIS BRONKOPNEUMONIA DI RUMKITAL MARINIR CILANDAK. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (250kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (664kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (468kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (165kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (145kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut bagian bawah dari parenkim paru yang melibatkan bronkus/bronkiolus yang berupa distribusi berbentuk bercak-bercak yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan benda asing . Peradangan yang terjadi pada penyakit bronkopneumonia mengakibatkan produksi sekret meningkat menimbulkan manifestasi klinis sehingga muncul masalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Salah satu tindakan keperawatan yang dapat dilakukan pada anak dengan bersihan jalan napas tidak efektif yaitu : fisioterapi dada. Fisioterapi dada adalah suatu rangkaian tindakan keperawatan yang terdiri atas perkusi (clapping), vibrasi, dan postural drainage. Metode : Penelitian ini melakukan intervensi keperawatan fisioterapi dada selama 3 hari pada dua pasien anak dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif di Rumkital Marinir Cilandak pada tanggal 20 – 22 desember 2023. Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi fisioterapi dada dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif dengan diagnosis bronkopneunomia. Hasil: Hasil evaluasi keperawatan pada masalah keperawatan utama bersihan jalan napas tidak efektif berdasarkan catatan perkembangan setelah dilakukan intervensi fisioterapi dada pada An. M dan An. A selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali setiap hari, diperoleh data pada hari ketiga tindakan keperawatan yaitu kedua pasien mengalami produksi sputum menurun dan tidak didapatkan bunyi ronkhi pada kedua paru. Pada An. M frekuensi napas 30 x/menit menjadi 23x/menit, sedangkan pada An. A frekuensi napas 24 x/menit menjadi 23 x/menit. Kesimpulan : Pemberian intervensi fisioterapi dada dapat mengatasi masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif terbukti dengan produksi sputum menurun dan tidak didapatkan bunyi ronkhi pada kedua paru pasien.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 31 Jan 2024 07:09
Last Modified: 31 Jan 2024 07:09
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/9600

Actions (login required)

View Item View Item