PERBANDINGAN TERAPI AKUPRESUR TITIK NEIGUAN DAN TITIK ZUSANLI TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI RSU KARTINI JAKARTA SELATAN TAHUN 2023

Cornelia, Bella (2023) PERBANDINGAN TERAPI AKUPRESUR TITIK NEIGUAN DAN TITIK ZUSANLI TERHADAP MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL DI RSU KARTINI JAKARTA SELATAN TAHUN 2023. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
COVER.pdf

Download (920kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (116kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (330kB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (141kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (110kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (48kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi ibu hamil yang mengalami mual muntah (emesis gravidarum) sebanyak 70-80%. Mual (nausea) dan muntah (vomiting) banyak terjadi pada usia kehamilan sebelum 12 minggu dan keluhan terjadi pada waktu pagi hari. Hal ini mengganggu aktivitas dari ibu hamil, ada beberapa cara salah satunya terapi akupresur. Tujuan: Mengetahui perbandingan terapi akupresur titik neiguan dan zusanli terhadap mual muntah pada ibu hamil di RSU kartini Jakarta selatan tahun 2023. Metodologi: Peneliti menggunakan desain quasy eksperiment dengan rancangan pretest and posttest two group design. Sampel dalam penelitian berjumlah 40 ibu hamil yang terdiri dari 20 ibu hamil intervensi 1 yang diberi terapi akupresur titik Neiguan dan 20 ibu hamil intervensi 2 yang diberi terapi akupresur titik Zusanli. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, terapi akupresur diberikan dengan cara penekanan lembut searah jarum jam selama 3 menit setiap merasakan mual selama 10 hari. Instrument penelitian berupa lembar observasi frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah diberikan intervensi dan skor tersebut dijumlahkan menggunakan system PUQE-24 yang mengukur frekuensi mual muntah selama 24 jam. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah diberikan terapi akupresur. Analisis yang digunakan Paired t-test untuk uji dalam kelompok dan independent t-test untuk uji antar kelompok. Hasil Penelitian: Pada kelompok intervensi 1 titik Neiguan frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah intervensi adalah 6,25 dan 3,75 dengan hasil Paired t-test <0,05. Pada kelompok intervensi 2 titik Zusanli frekuensi mual muntah sebelum da sesudah intervensi 6,00 dan 3,90 dengan hasil Paired t-test <0,05. Hasil independent t-test antar titik Neiguan dan Zusanli P Value >0,05 maka tidak terdapat perbedaan antara kelompok intervensi 1 dan intervensi 2 terhadap mual muntah, namun dilihat dari selisih mean terapi akypresur titik Neiguan lebih berpengaruh dibanding titik Zusanli. Simpulan: terapi akupresur titik Neiguan dan Zusanli memiliki pengaruh yang dapat menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Saran: Terapi akupresur titik Neiguan dan Zusanli dapat disarankan oleh bidan untuk menurunkan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester 1.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Terapi Akupresur Titik Neiguan, Mual Muntah, Titik Zusanli
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Bidan Pendidik
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 11 Dec 2023 07:08
Last Modified: 11 Dec 2023 07:08
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/9148

Actions (login required)

View Item View Item