ARDANA, SATRIO WAHYU (2026) KOMUNIKASI TAKTIS TIM FUTSAL HIRAETH PADA SITUASI BERTANDING DI KOMPETISI JAKARTA TIFOSI FUTSAL LEAGUE 2025. Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.
|
Text
COVER.pdf Download (674kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (71kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (880kB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Download (44kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (597kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi taktis yang dilakukan oleh
Tim Futsal Hiraeth pada situasi bertanding di Kompetisi Jakarta Tifosi Futsal
League (JTFL) 2025. Dalam pertandingan futsal yang berlangsung dengan tempo
cepat dan tekanan tinggi, komunikasi menjadi elemen penting dalam menjaga
koordinasi, khususnya pada fase bertahan. Tim Hiraeth memanfaatkan komunikasi
verbal dan nonverbal, seperti instruksi singkat, kode tertentu, gerakan tangan,
kontak mata, serta perubahan posisi tubuh untuk membangun kesepahaman antar
pemain, terutama antara kiper, anchor, pivot, dan flank. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan metode
studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung,
wawancara mendalam dengan pemain dan pelatih, serta dokumentasi
pertandingan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan
Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa komunikasi taktis dalam Tim Hiraeth terbentuk melalui
kesepakatan simbolik yang dibangun dari latihan rutin dan pengalaman bertanding
bersama. Pola komunikasi berlangsung secara cepat, singkat, dan kontekstual,
menyesuaikan dinamika pertandingan. Berdasarkan Teori Interaksi Simbolik
George Herbert Mead, proses komunikasi taktis ini dapat dipahami melalui konsep
mind, self, dan society. Mind terlihat pada kemampuan pemain menafsirkan
simbol secara cepat; self tercermin dalam kesadaran peran masing- masing pemain
dalam tim; dan society tampak pada budaya tim yang membentuk kesepahaman
makna simbol komunikasi. Namun, dalam situasi tekanan tinggi, masih ditemukan
hambatan komunikasi berupa miskomunikasi dan perbedaan interpretasi simbol
yang memengaruhi koordinasi pertahanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa
komunikasi taktis bukan sekadar penyampaian instruksi, melainkan proses
pembentukan makna bersama yang menjadi fondasi koordinasi dan efektivitas
strategi pertahanan tim dalam kompetisi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 04:32 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 04:32 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16928 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
