Aprillia, Dita (2025) ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RISIKO OBESITAS PADA BALITA DI POLI ANAK RUMAH SAKIT UMUM AULIA JAKARTA SELATAN TAHUN 2025. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (893kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (305kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (817kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (693kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi obesitas pada balita di Indonesia menunjukkan tren peningkatan, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta Selatan. Pola konsumsi makanan karbohidrat dan lemak yang tidak diimbangi aktivitas fisik memicu obesitas sejak usia dini, yang berpotensi berlanjut hingga dewasa. Bukti kuantitatif terkait kontribusi kedua zat gizi tersebut terhadap kejadian obesitas di tingkat pelayanan kesehatan masih terbatas.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara faktor-faktor risiko dengan kejadian obesitas pada balita di Poli Anak RSU Aulia Jakarta Selatan tahun 2025.
Metodologi: Desain penelitian ini menggunakan penelitian mix method dengan Sequential Explanatory Design. Pada penelitian kuantitatif menggunakan penelitian observasional analitik dengan rancangan potong lintang (cross sectional). Sampel penelitian berjumlah
137 pasangan Ibu dan balita berusia ≥1 tahun sampai dengan ≤5 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pada penelitian kualitatif menggunakan teknik snowball sampling dan triangulasi dengan karakteristik informan berjumlah 8.
Hasil: Makanan karbohidrat, makanan lemak, frekuensi makan, komposisi makan, porsi makan, pengetahuan ibu, riwayat obesitas, status ekonomi keluarga, dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan kejadian obesitas p value 0,000 (< 0,05). Pola tidur balita menunjukkan hasil tidak signifikan terhadap risiko obesitas balita p value 0,406 (> 0,05) Kesimpulan: Makanan karbohidrat dan lemak, frekuensi, komposisi, porsi, pengetahuan ibu, riiwayat obesitas, status ekonomi keluarga, serta aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko obesitas pada balita. Edukasi gizi seimbang kepada orang tua dan pengaturan pola makan dan aktivitas fisik anak perlu menjadi prioritas pencegahan obesitas sejak dini.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 03:20 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 03:20 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14893 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
