DEEP TALK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MENJAGA HUBUNGAN RUMAH TANGGA PASANGAN SUAMI-ISTRI USIA DEWASA DINI BERKARIER

Amaliah, Aisyah (2025) DEEP TALK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM MENJAGA HUBUNGAN RUMAH TANGGA PASANGAN SUAMI-ISTRI USIA DEWASA DINI BERKARIER. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (572kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (258kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (544kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (292kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (230kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (765kB)

Abstract

Penelitian ini befokus pada bagaimana deep talk sebagai sarana komunikasi efektif dalam menjaga hubungan komunikasi pribadi pasangan suami-istri usia dewasa dini berkarir. Hal tersebut di latar belakangi oleh, Di tengah derasnya arus kehidupan modern, pasangan suami istri usia dewasa dini yang sama-sama berkarier menghadapi tantangan kompleks dalam menjaga kualitas hubungan interpersonal. Waktu yang terbatas, tekanan pekerjaan, dan beban peran ganda kerap menjadikan komunikasi dalam rumah tangga bersifat fungsional dan dangkal. Tinjauan Pustaka yang di gunakan adalah, konsep-konsep antara lain konsep deep talk, komunikasi interpersonal, komunikasi efektif, konsep suami-istri dan usia dewasa dini berkarier. Teori yang di gunakan adalah merujuk pada teori Self Disclosure (Johari Window) dan teori Pemeliharaan Relasi (Relational Maintenance). Pendekatan penelitian berangkat dari kualitatif deeskriptif dengan pengumpulan data wawancaara mendalam pada 3 pasangan serta observasi dan studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik deep talk memungkinkan pasangan untuk memperluas ruang keterbukaan, mengurangi jarak emosional, dan memperkokoh fondasi kepercayaan serta empati. Kendati menghadapi hambatan seperti kelelahan fisik dan keterbatasan waktu, pasangan yang konsisten menerapkan deep talk terbukti memiliki hubungan yang lebih stabil dan bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa deep talk bukan sekadar bentuk komunikasi, tetapi juga strategi pemeliharaan relasi yang esensial dalam membangun keintiman emosional di tengah dinamika kehidupan pasangan muda berkarier. Serta berlandaskan pada komunikasi efektif yang di landasi dengan respek, empati, bersedia saling mendengarkan, komunikasi yang jelas dan bersedia saling memaafkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 22 Jan 2026 08:01
Last Modified: 22 Jan 2026 08:01
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14841

Actions (login required)

View Item View Item