Pola Komunikasi Pengasuh dalam Mendidik Anak Asuh di Panti Asuhan Yayasan Benih Kebajikan Nusantara Alhasyim

RAMADHAN, RYAN HILMAN (2025) Pola Komunikasi Pengasuh dalam Mendidik Anak Asuh di Panti Asuhan Yayasan Benih Kebajikan Nusantara Alhasyim. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (295kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (343kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (517kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (246kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

Download (636kB)

Abstract

Penelitian ini membahas pola komunikasi pengasuh dalam mendidik anak asuh di
Panti Asuhan Yayasan Benih Kebajikan Nusantara Alhasyim.Komunikasi menjadi kunci dalam proses pendidikan, terutama di panti asuhan yang tidak menghadirkan peran orang tua kandung.Pengasuh berperan sebagai figur pengganti yang membentuk karakter, nilai, serta emosi anak.Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi Simbolik George Herbert Mead yang menekankan bahwa identitas terbentuk melalui interaksi sosial dan pertukaran simbol.Dalam konteks ini, komunikasi pengasuh dipahami sebagai sarana membangun pemahaman, kedekatan emosional, dan rasa percaya diri anak.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi.Informan terdiri dari lima pengasuh aktif, termasuk kepala pengasuh.Analisis pola komunikasi merujuk pada lima bentuk menurut DeVito: roda, rantai, lingkaran, Y, dan bintang.Hasil penelitian menunjukkan pola lingkaran dan bintang lebih dominan, karena menekankan komunikasi dua arah, keterbukaan, kesetaraan, dan partisipasi aktif anak.Pola ini membuat anak lebih dihargai, berani berpendapat, serta memiliki kedekatan emosional dengan pengasuh.Sementara pola roda dan rantai digunakan pada situasi tertentu, seperti instruksi atau pengawasan.Pola komunikasi yang terbuka dan dialogis membantu anak merasa diterima, mengurangi rasa kehilangan, serta membangun rasa percaya diri.Dengan demikian, komunikasi bukan hanya alat penyampaian pesan, melainkan juga sarana pendidikan emosional dan sosial yang membentuk karakter anak asuh di panti.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 12 Jan 2026 02:36
Last Modified: 12 Jan 2026 02:36
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14793

Actions (login required)

View Item View Item