Yuanninta, Selly Octaviani (2025) KEBIJAKAN PERLINDUNGAN HAK AZASI MANUSIA WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA : STUDI KASUS PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA TAHUN 2021 - 2025. Doctoral thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (826kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (663kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (977kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (501kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (985kB) |
|
|
Text
BAB 6.pdf Download (407kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Sebagai negara pengirim pekerja migran terbesar, Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam melindungi hak-hak pekerja migran Indonesia, terutama terkait dengan diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia di negara tujuan seperti Malaysia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus pelanggaran hak asasi manusia yang
dialami oleh pekerja migran Indonesia di Malaysia, yang kemudian menimbulkan pertanyaan seperti efektivitas kebijakan perlindungan yang diterapkan oleh pemerintah
Indonesia dalam menjamin hak-hak dasar para pekerja migran Indonesia di negara tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa implementasi kebijakan pemerintah Indonesia
dalam melindungi hak-hak pekerja migran melalui berbagai perjanjian bilateral, kebijakan penempatan, dan dukungan hukum dan sosial yang diberikan kepada pekerja migran
Indonesia di Malaysia. Penelitian ini menggunakan empat teori yaitu teori negara dan hak asasi manusia, teori kepentingan kelompok, teori diplomasi, konsep kebijakan
perlindungan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatak kualitatif dengan metode studi kasus. Data juga diperoleh dari wawancara dengan pemangku kepentingan,
termasuk pejabat pemerintah, organisasi non-pemerintah, serta melalui studi dokumen dan analisis kebijakan yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun
Indonesia telah mengimplementasikan beberapa kebijakan perlindungan, masih terdapat kelemahan dalam hal pengawasan, koordinasi antar lembaga, serta penyuluhan yang
memadai bagi pekerja migran Indonesia sebelum keberangkatan dan selama berada di Malaysia. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya penegakkan hukum, minimnya pengawasan terhadap agen
ketenagakerjaan, kurangnya akses pekerja migran Indonesia terhadap bantuan hukum dan informasi. Selain itu koordinasi antar lembaga terkait baik di dalam negeri maupun dengan
Malaysia belum optimal dalam memberikan perlindungan yang efektif. Dalam penelitian ini juga mengungkapkan bahwa perlindungan pekerja migran Indonesia bergantung
kepada peran perwakilan diplomatik Indonesia di Malaysia yang meskipun telah melakukan berbagai upaya advokasi dan bantuan, masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan kewenangan. Selain itu, tingkat pendidikan dan kesadaran hukum pekerja migran Indonesia juga masih rendah, sehingga mereka kerap tidak melaporkan kasus kasus pelanggaran
yang dialami. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
kontribusi bagi pengembangan kebijakan publik yang lebih
efektif dalam melindungi pekerja migran Indonesia ke depannya.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S3 Ilmu Politik |
| Depositing User: | Fitria Nur Indah Hasanah |
| Date Deposited: | 11 Dec 2025 03:42 |
| Last Modified: | 11 Dec 2025 03:42 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14680 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
