ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. W DI PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH, RAWASARI, CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT, DKI JAKARTA

Munawar, Nabilah Herlim (2025) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. W DI PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH, RAWASARI, CEMPAKA PUTIH, JAKARTA PUSAT, DKI JAKARTA. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (734kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (487kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (259kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penguatan peran dan kompetensi bidan merupakan kunci dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satu pendekatan efektif adalah pemberian asuhan kebidanan berkesinambungan atau Continuity of Care (COC), yang mencakup pelayanan sejak kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga bayi baru lahir dan neonatal. Studi kasus ini dilakukan pada Ny. W yang mendapatkan asuhan kebidanan berkesinambungan di Puskesmas Cempaka Putih. Selama kehamilan, Ny. W mengalami gangguan tidur dan puting kering, yang diatasi dengan aromaterapi lavender, posisi tidur miring kiri, mengurangi minum di malam hari, dan perawatan payudara. Pada usia kehamilan 38 minggu, kepala janin belum
masuk panggul, sehingga dilakukan intervensi prenatal yoga seperti pelvic rocking, squat, dan cat cow pose. Saat usia kehamilan 38-39 minggu, dilakukan accupresure di titiik LI 4 sebagai induksi alami. Persalinan terjadi spontan pervaginam pada usia kehamilan aterm. Selama proses persalinan dilakukan pijat endorfin dan pelvic rocking dengan gym ball untuk mengurangi nyeri dan membantu penurunan kepala
janin. Masa nifas dipantau hingga kunjungan keempat dengan hasil involusi uterus berjalan baik, dan produksi ASI distimulasi dengan pijat oksitosin. Bayi lahir dengan kondisi normal, menangis kuat, aktif, dan dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Selama masa neonatal, bayi mendapat pemantauan tumbuh kembang dan pijat bayi. Dapat disimpulkan bahwa COC dan asuhan komplementer berjalan optimal tanpa komplikasi. Asuhan ini diharapkan menjadi pendekatan rutin untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di fasilitas pelayanan dasar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Bidan Pendidik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 28 Nov 2025 04:36
Last Modified: 28 Nov 2025 04:36
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14605

Actions (login required)

View Item View Item