POLA KOMUNIKASI REMAJA DALAM PERMAINAN GAME MOBILE LEGENDS TERHADAP PERILAKU MORAL

Aliansyah, Riedho Nur (2024) POLA KOMUNIKASI REMAJA DALAM PERMAINAN GAME MOBILE LEGENDS TERHADAP PERILAKU MORAL. Bachelor thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[img] Text
COVER.pdf

Download (961kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (439kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (649kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (548kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (822kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (252kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh Pola Komunikasi dalam permainan Mobile Legends terhadap perilaku moral yang dilandasi dua pola yaitu Verbal dan Non-Verbal . Dalam permainan Mobile Legends, komunikasi antar pemain sangat penting untuk mencapai koordinasi yang baik dalam tim. Komunikasi dapat bersifat verbal dan non- verbal. Penting untuk menciptakan budaya komunikasi yang positif dan efektif dalam timMobile Legends. Kombinasi dari komunikasi verbal dan non�verbal dapat meningkatkan peluang kemenangan dan memberikan pengalaman bermain yang lebih menyenangkan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Psikologi Komunikasi Fisher. Peneliti menggunakan teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam kepada narasumber, dan menggunakan studi pustaka pada hasil wawancara. Narasumber berasal dari pengguna pola komunikasi remaja dalampermainan game Mobile Legends terhadap perilaku moral. Analisis yang dilakukan yaitu terhadap faktor – faktor personal dan situsional yang mempengaruhinya sertamenerapkan dan menegakkan kebijakan yang menetapkan batasan perilaku. Terciptanyakebijakan dalam komunitas di dalam game ini dapat menciptakan lingkungan yang positif, aman dan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan pola komunikasi dalam permainan mobile legend memiliki pengaruh dalam perilaku moral yang berpotensi besar. Bahasa dalam penggunaan yang positif, sopan dan etis dapat mendukung dan memberikan kolaboratif terhadap anggota tim yang dapat memperkuat nilai-nilai kerjasama, saling menghormati dan solidaritas. Remaja yang mempuyai peran kepemimpinan positif dapat membuat suatu permainan tidak hanya berbentuk hiburan, namun sebagai lingkungan sosial yang remaja tersebut dapat mempelajari keterampilan sosial dan moral. Peran orang tua dan pendidik juga diperlukan dalam memberi bimbingan dan pemahaman etika dan moral untuk membentuk perilaku positif di dalam dan luar permainan.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > L Education (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Miss Yulia Zahra Yamini
Date Deposited: 25 Mar 2024 07:27
Last Modified: 25 Mar 2024 07:27
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/10441

Actions (login required)

View Item View Item