PELAYANAN PERIZINAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BIDANG KULINER DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DEPOK

Shilvi, Fahradika Ika (2023) PELAYANAN PERIZINAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BIDANG KULINER DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DEPOK. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (COVER, LEMBAR PENUNJANG, ABSTRAK, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR,.pdf] Text
COVER (COVER, LEMBAR PENUNJANG, ABSTRAK, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR,.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (404kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (962kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (DAFTAR PUSTAKA, LAMPIRAN, DAFTAR RIWAYAT HIDUP, TURNITIN).pdf] Text
LAMPIRAN (DAFTAR PUSTAKA, LAMPIRAN, DAFTAR RIWAYAT HIDUP, TURNITIN).pdf

Download (1MB)

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) semakin meningkat sejak
beberapa tahun terakhir ini. Peralihan masyarakat menjadi pebisnis yang
dijalankan sendiri, disebabkan oleh tingginya angka PHK yang membuat sebagian
besar masyarakat Indonesia kehilangan pekerjaan dan akhirnya mencoba
peruntungan mereka dengan menjadi pelaku usaha mikro kecil dan menengah
(UMKM). Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan sektor yang
mampu bertahan menghadapi krisis perekonomian. Tetapi keberadaan UMKM
masih belum mendapat perhatian, bantuan, pembinaan dan perlindungan yang
baik oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui
penyelenggaraan pelayanan perizinan dan faktor penghambat dari pelayanan
perizinan UMKM bidang kuliner di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu Kota Depok. Metode penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif deskriptif, dimana peneliti memperoleh data dengan cara
wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dalam
menggunakan teori Afandi (2018) untuk meningkatkan pelayanan publik, perlu
diperhatikan komponen-komponen standar pelayanan dalam penyelenggaraan
pelayanan publik yaitu prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan,
produk pelayanan, sarana dan prasarana, dan kompetensi petugas pemberi
layanan. Dilihat dari indikator waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk
pelayanan dan sarana dan prasaranan menunjukkan telah berjalan dengan baik.
Namun, dari indikator prosedur pelayanan dan kompetensi petugas pemberi
layanan masih memiliki kendala, seperti terkendalanya sistem yang down dan
jaringan yang tidak stabil dapat menghambat prosedur pelayanan tidak berjalan
sebagai mestinya, banyak masyarakat yang belum mengetahui tata cara untuk
menggunakan aplikasi. Selain itu, kompetensi petugas pemberi layanan belum
terlaksana dengan baik seperti segi kualitas maupun jumlah untuk kegiatan teknis
masih kurang. Petugas pelayanan belum bisa menjelaskan terkait izin secara detail
dan terkadang tidak ada di lokasi. Pelayanan untuk berinteraksi dengan
masyarakat penyandang difabel agak sensitif. Maka untuk bisa menghadapinya
dibutuhkan mempelajari bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi dengan
masyarakat penyandang disabilitas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 05 Jul 2023 02:48
Last Modified: 05 Jul 2023 02:48
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/7372

Actions (login required)

View Item View Item