FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI AKSEPTOR KB DMPA (DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETATE ) DI WILAYAH BATUJAYA KARAWANG TAHUN 2026

Mutiara, Mumun (2026) FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MENJADI AKSEPTOR KB DMPA (DEPO MEDROXY PROGESTERONE ACETATE ) DI WILAYAH BATUJAYA KARAWANG TAHUN 2026. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (447kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (325kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (38MB)

Abstract

Latar Belakang: Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya dalam
mengatur jarak kelahiran dan meningkatkan kesehatan reproduksi pasangan usia
subur. Salah satu metode kontrasepsi yang banyak digunakan adalah KB DMPA
(Depo Medroxy Progesterone Acetate) dengan efektivitas tinggi dan pemberian
setiap tiga bulan. Keputusan penggunaan KB DMPA dipengaruhi oleh berbagai
faktor, seperti usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan suami, dan
peran petugas kesehatan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan pengambilan keputusan menjadi akseptor KB DMPA di
Wilayah Batujaya Karawang Tahun 2026.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain
observasional analitik pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak
254 akseptor KB yang dipilih menggunakan teknik proportional purposive
sampling. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, pekerjaan, pengetahuan,
dukungan suami, dan peran petugas kesehatan, sedangkan variabel dependen
adalah pengambilan keputusan menjadi akseptor KB DMPA. Analisis data
menggunakan uji Chi Square.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia,
pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, dukungan suami, dan peran petugas
kesehatan dengan pengambilan keputusan menjadi akseptor KB DMPA (p value
<0,05). Faktor dengan peluang terbesar adalah usia (OR=16,872), diikuti
pengetahuan (OR=3,630), peran petugas kesehatan (OR=2,684), pekerjaan
(OR=2,613), dukungan suami (OR=2,507), dan pendidikan (OR=2,436).
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor usia, pendidikan, pekerjaan,
pengetahuan, dukungan suami, dan peran petugas kesehatan dengan keputusan
menjadi akseptor KB DMPA. Peningkatan edukasi dan konseling KB serta
keterlibatan pasangan diperlukan untuk mendukung pemilihan metode kontrasepsi
yang tepat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 29 Sep 2026 04:02
Last Modified: 29 Sep 2026 04:02
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17264

Actions (login required)

View Item View Item