ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI EXPRESSIVE WRITING THERAPY PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2 JAKARTA

Pebriani, Mutiara (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI EXPRESSIVE WRITING THERAPY PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2 JAKARTA. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (425kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (554kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (538kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (409kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (5MB)

Abstract

Latar Belakang : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang
memengaruhi proses pikir, persepsi, emosi, dan perilaku, serta meningkatkan risiko
perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan yang tidak ditangani dapat
membahayakan klien dan orang disekitarnya. Expressive Writing Therapy (EWT)
merupakan intervensi nonfarmakologis yang membantu klien mengekspresikan
emosi secara konstruktif, namun belum diterapkan secara rutin di Panti Sosial Bina
Laras Harapan Sentosa 2.
Tujuan : Menganalisis asuhan keperawatan melalui penerapan Expressive Writing
Therapy pada klien dewasa dengan diagnosa medis skizofrenia di Panti Sosial Bina
Laras Harapan Sentosa 2.
Metode : Laporan kasus pada dua klien dewasa dengan skizofrenia dan risiko
perilaku kekerasan. Asuhan keperawatan dilaksanakan melalui proses keperawatan
selama 9-13 Juni 2026. EWT diberikan dalam lima sesi selama lima hari untuk
membantu klien mengenali emosi, faktor pencetus kemarahan, strategi
pengendalian emosi, dan harapan masa depan. Evaluasi dilakukan menggunakan
instrumen tanda dan gejala perilaku kekerasan.
Hasil : Skor tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan menurun dari 3 menjadi 1
pada Ny. M dan dari 4 menjadi 3 pada Nn. S setelah lima sesi EWT. Kedua klien
mampu mengungkapkan emosi, mengenali faktor pencetus kemarahan, dan
mengekspresikan pengalaman melalui tulisan. Ny. M menunjukkan refleksi diri
yang lebih baik, sedangkan Nn. S memerlukan pendampingan lebih intensif karena
keterbatasan literasi.
Kesimpulan : EWT berpotensi menjadi intervensi nonfarmakologis dalam asuhan
keperawatan klien skizofrenia dengan risiko perilaku kekerasan. Efektivitas terapi
dipengaruhi oleh kemampuan literasi dan fungsi kognitif klien.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 28 Sep 2026 04:03
Last Modified: 28 Sep 2026 04:03
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17253

Actions (login required)

View Item View Item