HUBUNGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DENGAN KUALITAS KINERJA KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT X TANGERANG SELATAN

Offiyanti, Fanti (2026) HUBUNGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DENGAN KUALITAS KINERJA KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT X TANGERANG SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (429kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Budaya keselamatan pasien merupakan faktor penting dalam
meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Penerapan budaya keselamatan pasien
yang baik dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, meningkatkan
komunikasi, kerja sama tim, serta mendukung peningkatan kualitas kinerja
keperawatan.
Tujuan: Mengetahui hubungan budaya keselamatan pasien dengan kualitas kinerja
keperawatan di rumah sakit x tangerang selatan.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan
cross-sectional. Populasi berjumlah 108 perawat dengan sampel 85 responden yang
diperoleh menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling.
Instrumen penelitian menggunakan Hospital Survey on Patient Safety Culture
(HSOPSC) versi 2.0 dan Six Dimension Scale of Nursing Performance (SDNS).
Analisis data menggunakan uji Spearman Rank.
Hasil: Seluruh dimensi budaya keselamatan pasien berada pada kategori baik.
Sebagian besar responden memiliki kinerja keperawatan kategori baik sebanyak 73
perawat (85,9%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang
signifikan antara budaya keselamatan pasien dengan kualitas kinerja keperawatan
(p-value = 0,046) dengan koefisien korelasi r = 0,217, yang menunjukkan hubungan
positif dengan kekuatan lemah.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara budaya keselamatan pasien
dengan kualitas kinerja keperawatan di Rumah Sakit Tangsel. Peningkatan budaya
keselamatan pasien dapat mendukung peningkatan kualitas kinerja perawat.
Saran: Rumah sakit diharapkan terus memperkuat budaya keselamatan pasien
melalui peningkatan komunikasi, kerja sama tim, pelaporan insiden, dan
pengelolaan beban kerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 24 Sep 2026 04:40
Last Modified: 24 Sep 2026 07:05
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17210

Actions (login required)

View Item View Item