EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN DAN KOMPRES HANGAT-DINGIN TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU POSTPARTUM DENGAN BENDUNGAN ASI DI RS SANTO BORROMEUS BANDUNG

Sunarti, Herselina Cucu (2026) EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN DAN KOMPRES HANGAT-DINGIN TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU POSTPARTUM DENGAN BENDUNGAN ASI DI RS SANTO BORROMEUS BANDUNG. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (943kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (554kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (279kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Bendungan ASI pada ibu postpartum dapat menyebabkan
pembengkakan dan nyeri sehingga menghambat proses menyusui. Kombinasi pijatoksitosin dan kompres hangat-dingin merupakan intervensi nonfarmakologis untuk
mengurangi nyeri.
Tujuan: Mengetahui efektivitas kombinasi pijat oksitosin dan kompres hangatdingin
terhadap
tingkat
nyeri
ibu
postpartum
dengan
bendungan
ASI
di
RS
SantoBorromeus
Bandung
Tahun
2026.

Metodologi:

Penelitian quasi-experiment ini menggunakan rancangan pretestposttest
with
control
group.
Sampel
terdiri
atas
30
responden
yang
dipilih
melalui

purposive
sampling
dan
dibagi
menjadi
kelompok
intervensi
dan
kontrol,
masingmasing
15
responden.
Nyeri
diukur
menggunakan
Numeric
Rating
Scale
(NRS)
dan

dianalisis
dengan
Wilcoxon
Signed-Rank
Test
serta
Mann–Whitney
U
Test.

Hasil:

Rata-rata nyeri kelompok intervensi menurun dari 8,00 menjadi 4,13,sedangkan kelompok kontrol menurun dari 8,00 menjadi 6,27. Uji Wilcoxon
menunjukkan penurunan yang signifikan pada kelompok intervensi dan kontrol(masing-masing p = 0,001). Uji Mann–Whitney menunjukkan tidak terdapatperbedaan nyeri sebelum perlakuan (p = 1,000), tetapi terdapat perbedaan yangsignifikan setelah perlakuan (p < 0,001).
Simpulan: Kombinasi pijat oksitosin dan kompres hangat-dingin lebih efektifmenurunkan nyeri dibandingkan kompres hangat-dingin saja pada ibu postpartumdengan bendungan ASI.
Saran: Kombinasi pijat oksitosin dan kompres hangat-dingin dapat diterapkan
sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri akibat bendungan ASI.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 22 Sep 2026 03:46
Last Modified: 22 Sep 2026 03:46
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17174

Actions (login required)

View Item View Item