Suharyono, Dyah Widiyaningsih (2026) EKSPLORASI FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN RUJUKAN MATERNAL: STUDI KUALITATIF BERDASARKAN THREE DELAY MODELS DI RSUD PAMEUNGPEUK GARUT. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (388kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (781kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (558kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (369kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Keterlambatan rujukan maternal masih menjadi salah satu faktor
penting yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian ibu. Three Delay
Models menjelaskan bahwa keterlambatan dapat terjadi pada tahap pengambilan
keputusan untuk mencari pertolongan, mencapai fasilitas kesehatan, dan
memperoleh pelayanan kesehatan yang adekuat. RSUD Pameungpeuk sebagai
rumah sakit rujukan di wilayah Garut Selatan masih menerima pasien maternal
dalam kondisi kritis, sehingga diperlukan eksplorasi terhadap faktor-faktor
penyebab keterlambatan rujukan.
Tujuan: Mengeksplorasi faktor-faktor penyebab keterlambatan rujukan maternal
berdasarkan Three Delay Models di RSUD Pameungpeuk Garut.
Metodologi: pendekatan kualitatif dengan exploratory research design. Partisipan
dipilih secara purposive sampling, dengan jumlah 10 partisipan yang terdiri atas
keluarga/pasien, bidan perujuk, bidan penerima rujukan, dan dokter. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan berdasarkan
tiga komponen Three Delay Models.
Hasil: Keterlambatan rujukan maternal terutama dipengaruhi oleh faktor pada
terlambat mengambil keputusan (delay 1) dan terlambat tiba di fasilitas kesehatan
(delay 2). Pada terlambat mengambil keputusan (delay 1) ditemukan rendahnya
pengetahuan keluarga mengenai tanda bahaya kehamilan dan persalinan,
kepercayaan terhadap paraji dan praktik persalinan tradisional, dominasi keluarga
dalam pengambilan keputusan, rendahnya pendidikan serta keterbatasan literasi
kesehatan, dan kendala ekonomi. Pada terlambat tiba di fasilitas kesehatan (delay
2), hambatan utama meliputi jarak tempuh menuju rumah sakit yang jauh, kondisi
geografis dan infrastruktur jalan yang kurang memadai, keterbatasan transportasi,
serta kesiapan keluarga sebelum keberangkatan. Terlambat mendapat pertolongan
medis (delay 3) bukan merupakan penyebab utama, karena telah didukung oleh
kesiapsiagaan tim PONEK, sistem triase yang responsif, dan komunikasi pra�rujukan melalui SISRUTE maupun WhatsApp. Namun demikian, masih ditemukan
potensi hambatan berupa keterbatasan ketersediaan darah, kapasitas ruang
pelayanan, serta keterbatasan sumber daya manusia yang perlu mendapat perhatian.
Simpulan: Faktor penyebab keterlambatan rujukan maternal di RSUD
Pameungpeuk Garut yaitu terlambat mengambil keputusan oleh pasien / keluarga
dan terlambat tiba di faskes karena hambatan akses menuju fasilitas kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:25 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 03:25 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17169 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
