Analisis Distribusi dan Ekologi Berang–berang Cakar Kecil (Aonyx cinereus) Pada Habitat Riparian di DAS Ciliwung

Oktaliza, Averroes (2026) Analisis Distribusi dan Ekologi Berang–berang Cakar Kecil (Aonyx cinereus) Pada Habitat Riparian di DAS Ciliwung. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (521kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (488kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (927kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (862kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (904kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (391kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (6MB)

Abstract

Berang-berang cakar kecil (Aonyx cinereus) memegang peranan vital sebagai predator puncak dan bioindikator kesehatan ekosistem perairan tawar. Namun, keberlanjutan spesies ini menghadapi tantangan serius akibat tekanan antropogenik yang intensif di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi spasial serta faktor- faktor determinan ekologis yang memengaruhi keberadaan A. cinereus di sepanjang gradien urbanisasi DAS Ciliwung, meliputi Segmen 3 (Bogor), Segmen 4 (Depok), dan Segmen 5 (Jakarta). Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei transek pada 60 titik pengamatan selama periode Mei hingga November 2025. Data kehadiran spesies serta variabel lingkungan dianalisis menggunakan pendekatan Generalized Linear Mixed Model (GLMM). Hasil penelitian menunjukkan tingkat okupansi total sebesar 53,3%, dengan distribusi yang tersebar relatif merata di ketiga segmen (p > 0,05), yang mengukuhkan status spesies ini sebagai urban adapter yang memiliki resiliensi tinggi. Analisis model menunjukkan bahwa ketersediaan mangsa merupakan prediktor terkuat terhadap keberadaan spesies (Odds Ratio = 2,14), diikuti oleh parameter kualitas air, di mana pH netral-alkalin berpengaruh positif (OR = 17,64; p = 0,003) dan Total Dissolved Solids (TDS) berpengaruh negatif dengan ambang batas kritis pada ~150 ppm. Meskipun gangguan antropogenik memiliki korelasi negatif, spesies ini menunjukkan toleransi terhadap gangguan tingkat rendah hingga sedang. Temuan baru juga mengindikasikan adanya potensi adaptasi diet terhadap telur ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis). Penelitian ini merekomendasikan strategi konservasi berbasis zonasi prioritas, pemulihan kualitas air, dan manajemen habitat terintegrasi untuk menjamin keberlangsungan populasi A. cinereus di lanskap urban.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Aonyx cinereus, DAS Ciliwung, Distribusi Spasial, Urban Adapter, Generalized Linear Mixed Model (GLMM)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 16 Jul 2026 03:25
Last Modified: 16 Jul 2026 04:02
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17089

Actions (login required)

View Item View Item