PENGALAMAN KOMUNIKATIF MENGENAI KEMESRAAN PASANGAN DI TIKTOK @KALANDCAL SEBAGAI FENOMENA RELATIONSHIPGOALS BAGI FOLLOWERS

Febriansa, Juan (2026) PENGALAMAN KOMUNIKATIF MENGENAI KEMESRAAN PASANGAN DI TIKTOK @KALANDCAL SEBAGAI FENOMENA RELATIONSHIPGOALS BAGI FOLLOWERS. Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (586kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (578kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (542kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (487kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (826kB)

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah menghadirkan ruang baru
bagi pasangan untuk menampilkan kemesraan dan dinamika hubungan romantis
secara terbuka. Akun TikTok @kalandcal menjadi salah satu representasi pasangan
yang menampilkan konten romantis secara konsisten dan kerap dimaknai sebagai
fenomena relationship goals oleh para pengikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk
memahami pengalaman komunikatif followers dalam memaknai kemesraan
pasangan di akun TikTok @kalandcal sebagai fenomena relationship goals di era
digital. Analisis data dilakukan menggunakan Teori Interaksi Simbolik dari George
Herbert Mead, yang menekankan pada proses pemaknaan melalui simbol, interaksi,
serta konstruksi sosial yang melibatkan konsep mind (pikiran), self (diri), dan
society (masyarakat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
paradigma interpretivis dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi konten TikTok @kalandcal, wawancara mendalam
dengan followers terpilih, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
followers memaknai kemesraan pasangan @kalandcal sebagai simbol hubungan
ideal yang ditandai dengan perhatian, komunikasi yang baik, serta kehangatan
emosional. Proses pemaknaan tersebut terjadi melalui interaksi simbolik antara
konten yang ditampilkan dan pengalaman pribadi followers. Konten kemesraan
tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga membentuk refleksi diri, aspirasi
hubungan romantis, serta standar ekspektasi terhadap pasangan. Di sisi lain,
fenomena ini juga memunculkan perbandingan sosial yang berpotensi menciptakan
ekspektasi hubungan yang tinggi dan tidak selalu realistis.Penelitian ini
menyimpulkan bahwa fenomena relationship goals di TikTok merupakan
konstruksi sosial yang dibentuk melalui interaksi simbolik antara kreator dan
followers, di mana makna hubungan ideal dinegosiasikan, diinternalisasi, dan
direproduksi dalam konteks budaya digital.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 02 Jul 2026 04:29
Last Modified: 02 Jul 2026 04:29
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16841

Actions (login required)

View Item View Item