JURNALISME EMPATI BERITA KESEHATAN MENTAL DI KOMPAS.COM DAN DETIK.COM (Analisis Framing Pan & Kosicki)

PAMUNGKAS, DAMAR ARYO (2026) JURNALISME EMPATI BERITA KESEHATAN MENTAL DI KOMPAS.COM DAN DETIK.COM (Analisis Framing Pan & Kosicki). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (463kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (878kB)

Abstract

Pemberitaan isu kesehatan mental di media online memiliki peran penting dalammembentuk cara pandang dan sikap masyarakat terhadap individu yang mengalamgangguan psikologis, namun dalam praktiknya isu tersebut sering kali disajikansecara dangkal dan dilekatkan pada peristiwa kriminal atau tragedi sosial sehinggberpotensi memperkuat stigma dan mengabaikan dimensi kemanusiaan. Medimassa sebagai penyampai pesan di ruang digital tidak hanya menyampaikan faktatetapi juga mengonstruksi realitas melalui proses framing yang memengaruhpemaknaan publik terhadap isu kesehatan mental. Tujuan penelitian ini untukmenganalisis dan membandingkan framing pemberitaan kesehatan mental pada dumedia online nasional, yaitu Kompas.com dan Detik.com, serta mengkaji sejauhmana nilai jurnalisme empati dihadirkan dalam teks berita. Teori yang digunakandalam penelitian ini yaitu framing model Pan dan Kosicki dengan empat struktuanalisis, yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Pendekatan yang digunakanadalah kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks terhadap berita-beritkesehatan mental yang dipublikasikan pada periode penelitian yang telahditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan framing antarakedua media. Kompas.com cenderung membingkai isu kesehatan mental denganmenonjolkan konteks ekonomi dan psikologis individu, serta menghadirkan latabelakang sosial yang lebih mendalam sehingga empati media relatif lebih terlihatSebaliknya, Detik.com lebih menekankan aspek sosial dan kronologi peristiwadengan fokus pada alur kejadian dan keterangan aparat, sehingga pendalamankondisi psikologis dan unsur empati cenderung minim. Kesimpulan dari penelitianini bahwa terdapat perbedaan framing yang jelas antara Kompas.com danDetik.com dalam pemberitaan kesehatan mental, yang menunjukkan bahwajurnalisme empati di media online masih belum konsisten dan sangat dipengaruholeh karakteristik serta orientasi redaksional masing-masing media.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:48
Last Modified: 01 Jul 2026 03:48
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16768

Actions (login required)

View Item View Item