ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI SPITIRUAL ZIKIR PADA PASIEN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2 BUDI MURNI

SAPUTRA, MUHAMMAD ARYA (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI SPITIRUAL ZIKIR PADA PASIEN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS HARAPAN SENTOSA 2 BUDI MURNI. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (319kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (449kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (358kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (857kB)

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan
gangguan proses pikir, emosi, persepsi, serta perilaku, salah satunya berupa risiko
perilaku kekerasan yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, maupun
lingkungan. Penanganan risiko perilaku kekerasan tidak hanya dilakukan melalui
terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan pendekatan nonfarmakologis,
termasuk pemenuhan kebutuhan spiritual. Terapi spiritual zikir diyakini mampu
memberikan ketenangan batin, meningkatkan kontrol diri, serta membantu pasien
mengelola emosi dan kemarahan.
Tujuan: Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan
terapi spiritual zikir dalam menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien
skizofrenia di Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 2 Budi Murni.
Implementasi: Tindakan keperawatan dilakukan selama 4 hari berturut-turut dalam
seminggu. Intervensi utama yang diberikan kepada pasien Tn. F dan Tn. I dengan
masalah keperawatan risiko perilaku kekerasan yaitu dengan cara memberikan
Terapi Spiritual Zikir.
Hasil: Hasil penerapan terapi spiritual zikir menunjukkan adanya penurunan tanda
dan gejala risiko perilaku kekerasan pada kedua pasien. Sebelum dilakukan
intervensi terapi spiritual zikir, persentase dari 14 indikator tanda gejala risiko
perilaku kekerasan mencapai 78,57% dan 50%, menjadi 57,14% dan 28,57%
setelah dilakukan intervensi. Pasien tampak lebih tenang, mampu mengontrol emosi
dan amarah, berkurangnya perilaku agresif, serta meningkatnya kemampuan pasien
dalam menggunakan mekanisme koping spiritual secara adaptif.
Kesimpulan dan Saran: Penerapan terapi spiritual zikir efektif dalam membantu
menurunkan risiko perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia. Terapi ini dapat
dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aplikatif
dalam praktik keperawatan jiwa, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan spiritual
pasien

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 23 Jun 2026 04:09
Last Modified: 23 Jun 2026 04:09
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16628

Actions (login required)

View Item View Item