PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM HUBUNGAN PACARAN TERHADAP KESADARAN GENERASI Z MAHASISWI UNIVERSITAS NASIONAL TENTANG RELASI TIDAK SEHAT (TOXIC RELATIONSHIP)

AKMAL, ROSDA (2026) PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM HUBUNGAN PACARAN TERHADAP KESADARAN GENERASI Z MAHASISWI UNIVERSITAS NASIONAL TENTANG RELASI TIDAK SEHAT (TOXIC RELATIONSHIP). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (890kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (254kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (338kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (116kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (580kB)

Abstract

Fenomena toxic relationship semakin banyak dibicarakan di kalangan generasi Z,
khususnya dalam hubungan pacaran. Kurangnya kesadaran terhadap tanda-tanda
relasi yang tidak sehat sering membuat individu tetap bertahan dalam hubungan
yang sarat konflik dan ketegangan komunikasi. Hal ini menunjukkan pentingnya
peran komunikasi interpersonal dalam membantu individu memahami dinamika
hubungan yang dijalani. Penelitian ini berfokus pada peran komunikasi
interpersonal dalam hubungan pacaran terhadap kesadaran generasi Z, khususnya
mahasiswi Universitas Nasional, mengenai relasi tidak sehat (toxic relationship).
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dinamika komunikasi interpersonal
dalam hubungan romantis serta bagaimana dinamika tersebut mempengaruhi
kesadaran individu terhadap kualitas relasi yang dijalani. Penelitian ini
menggunakan pendekatan Relational Dialectics Theory yang dikemukakan oleh
Baxter dan Montgomery untuk memahami ketegangan dialektika dalam hubungan
interpersonal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan
pendekatan studi kasus guna menggali pengalaman komunikasi para informan
secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan romantis pada
generasi Z diwarnai oleh berbagai ketegangan komunikasi interpersonal, terutama
dialektika autonomy vs connection, openness vs closedness, dan predictability vs
novelty. Ketegangan tersebut mempengaruhi cara individu mengekspresikan
perasaan, menjaga ruang pribadi, serta menyesuaikan pola komunikasi dalam
hubungan. Secara keseluruhan, dinamika komunikasi interpersonal berperan dalam
membentuk kesadaran individu terhadap pola relasi yang tidak sehat, sehingga
kemampuan mengelola komunikasi secara terbuka dan seimbang menjadi faktor
penting dalam mencegah berkembangnya toxic relationship.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 17 Jun 2026 07:47
Last Modified: 17 Jun 2026 07:47
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16510

Actions (login required)

View Item View Item