ANALISIS TRANSPARANSI PELAYANAN SURAT KETERANGAN PENGGANTI IJAZAH/STTB (SKPI) JENJANG SEKOLAH DASAR DI SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II JAKARTA SELATAN

AL-AZKIA, NAFLA SYAILENDRA (2026) ANALISIS TRANSPARANSI PELAYANAN SURAT KETERANGAN PENGGANTI IJAZAH/STTB (SKPI) JENJANG SEKOLAH DASAR DI SUKU DINAS PENDIDIKAN WILAYAH II JAKARTA SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (612kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (398kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (327kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat transparansi pelayanan
dalam proses penerbitan Surat Keterangan Pengganti Ijazah/STTB atau biasa
disebut SKPI, jenjang Sekolah Dasar di Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota
Administrasi Jakarta Selatan. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya
dokumen SKPI sebagai pengganti sah ijazah yang rusak atau hilang untuk keperluan
pendidikan dan pekerjaan, di tengah masih adanya keluhan masyarakat mengenai
prosedur birokrasi yang dianggap rumit.Metode penelitian yang digunakan adalah
kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi
partisipatif, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan petugas pelayanan
serta pemohon SKPI. Analisis dilakukan berdasarkan teori transparansi Dwiyanto
yang mencakup tiga indikator: keterbukaan proses penyelenggaraan, kemudahan
memahami prosedur, serta aksesibilitas informasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tingkat transparansi pelayanan secara struktural dan administratif sudah
tergolong baik. Proses pelayanan memiliki alur yang jelas, waktu penyelesaian yang
terukur (2-3 hari kerja), dan tidak dipungut biaya. Namun, masih ditemukan kendala
berupa ketidakkonsistenan pembaruan informasi pada media digital, adanya
miskomunikasi antarpetugas, serta prosedur yang terasa kompleks bagi pemohon
dari sekolah yang sudah tidak beroperasi (tutup). Penelitian ini menyarankan
perlunya optimalisasi inovasi digital dan sinkronisasi informasi internal untuk
meminimalkan hambatan administratif bagi Masyarakat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: L Education > L Education (General)
L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 08 Jun 2026 04:13
Last Modified: 08 Jun 2026 04:13
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16439

Actions (login required)

View Item View Item