IRWANDA, ANISA (2026) Transformasi Digital Pelayanan Publik Melalui JakEVO pada Layanan Mendirikan Bangunan (IMB) Kelas C di Mal Palayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (846kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (519kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (147kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (112kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Transformasi digital pelayanan publik menjadi tuntutan utama dalam
meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas birokrasi
pemerintahan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengimplementasikan aplikasi Jakarta
Evolution (JakEVO) sebagai inovasi pelayanan perizinan berbasis digital, termasuk
dalam pelayanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Kelas C di Mal Pelayanan Publik
(MPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi JakEVO dalam
transformasi pelayanan IMB Kelas C di MPP DPMPTSP DKI Jakarta serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan
kunci, informan utama, dan informan pendukung, serta studi dokumentasi terhadap
regulasi dan data pelayanan perizinan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada
teori implementasi kebijakan Edward III dan Van Meter & Van Horn.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi JakEVO telah memberikan
kemudahan akses, peningkatan transparansi, serta efisiensi waktu dalam pelayanan IMB
Kelas C. Namun demikian, implementasi tersebut belum berjalan optimal akibat masih
ditemukannya kendala teknis sistem, keterbatasan literasi digital masyarakat, serta
lemahnya koordinasi lintas instansi khususnya antara DPMPTSP dan Dinas Cipta
Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata). Selain itu, tingginya tingkat penolakan IMB
Kelas C juga dipengaruhi oleh kompleksitas regulasi zonasi dan proses verifikasi teknis.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi digital pelayanan
IMB melalui JakEVO tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga
oleh kesiapan sumber daya manusia, koordinasi antarorganisasi, dan dukungan
kebijakan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi sistem,
peningkatan literasi digital, serta penyempurnaan standar operasional prosedur untuk
mengoptimalkan pelayanan IMB Kelas C di DKI Jakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 08 Jun 2026 02:46 |
| Last Modified: | 08 Jun 2026 02:46 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16422 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
