Cahyo, Abdu Nur (2026) DAMPAK PERCERAIAN ORANGTUA PADA PEMBENTUKAN IDENTITAS SOSIAL BARU: SISWA SMA DI JAKARTA SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (636kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (468kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (648kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Perceraian orang tua merupakan peristiwa keluarga yang dapat membawa
perubahan signifikan dalam kehidupan sosial remaja, khususnya dalam proses
pembentukan identitas sosial. Perubahan struktur keluarga seringkali
mempengaruhi cara remaja memandang dirinya serta bagaimana mereka
berinteraksi dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis dinamika pembentukan identitas sosial baru pada remaja Sekolah
Menengah Atas (SMA) pasca perceraian orang tua serta mengidentifikasi faktorfaktor
yang
memengaruhi
proses
tersebut.
Penelitian
ini
menggunakan
pendekatan
kualitatif
dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap remaja SMA yang
berasal dari keluarga bercerai, serta informan pendukung seperti guru dan wali
murid.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian orang tua berdampak pada
menurunnya fungsi keluarga sebagai agen sosialisasi utama, terutama dalam aspek
komunikasi, perhatian, dan pengawasan terhadap remaja. Kondisi tersebut
mendorong terjadinya pergeseran agen sosialisasi dari keluarga ke lingkungan
teman sebaya dan lingkungan sekolah. Dalam situasi ini, teman sebaya menjadi
salah satu referensi penting bagi remaja dalam membangun identitas sosial baru
melalui interaksi sehari-hari, pengalaman bersama, serta proses saling
mempengaruhi dalam kelompok pertemanan. Selain itu, pengalaman perceraian
orang tua juga memunculkan berbagai bentuk persepsi dan stigma sosial dari
lingkungan sekitar yang turut mempengaruhi cara remaja memaknai dirinya dalam
kehidupan sosial.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan identitas sosial baru pada remaja
pasca perceraian orang tua merupakan hasil dari proses interaksi sosial yang
berlangsung secara dinamis antara kondisi keluarga, lingkungan pertemanan, serta
pengalaman sosial yang dialami oleh remaja. Melalui proses tersebut, remaja secara
aktif membangun, menafsirkan, dan menegosiasikan identitas sosialnya dalam
lingkungan sosial yang terus berubah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 03 Jun 2026 05:01 |
| Last Modified: | 03 Jun 2026 05:01 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
