DIPLOMASI PUBLIK AUSTRALIA TERHADAP INDONESIA MELALUI SKEMA VISA BEKERJA DAN BERLIBUR (2021-2024)

HERAWAN, SALWA DWI (2026) DIPLOMASI PUBLIK AUSTRALIA TERHADAP INDONESIA MELALUI SKEMA VISA BEKERJA DAN BERLIBUR (2021-2024). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (945kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (484kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (473kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (492kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (983kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Hubungan bilateral Australia dan Indonesia tidak hanya dibangun melalui kerja sama politik dan ekonomi, tetapi juga melalui interaksi sosial dan pertukaran budaya yang diwujudkan dalam praktik diplomasi publik. Salah satu instrumen yang digunakan Australia dalam konteks tersebut adalah skema Work and Holiday Visa (WHV) Subclass 462.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan efektivitas WHV sebagai instrumen diplomasi publik dan soft power Australia terhadap Indonesia pada periode 2021–2024, khususnya pasca-pandemi COVID-19. Kerangka teoretis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori new public diplomacy yang dikemukakan oleh Jan Melissen dan konsep soft power dari Joseph Nye.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui studi kepustakaan dan analisis dokumen kebijakan, laporan resmi pemerintah, serta kajian akademik yang relevan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa WHV berperan sebagai sarana people-to-people diplomacy yang berpotensi memperkuat persepsi positif dan pemahaman lintas budaya antara masyarakat Indonesia dan Australia. Namun, di sisi lain, implementasi WHV juga menunjukkan dominasi kepentingan ekonomi Australia dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja sementara, yang berpotensi menggeser tujuan pertukaran budaya.

Kesimpulannya, WHV dapat dipahami sebagai instrumen diplomasi publik Australia, namun efektivitasnya sebagai soft power dilihat dari kemampuan kebijakan tersebut dalam menjaga keseimbangan antara tujuan pertukaran budaya dan kepentingan ekonomi Australia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Diplomasi publik; soft power; Work and Holiday Visa; Australia; COVID-19.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 02 Jun 2026 07:53
Last Modified: 02 Jun 2026 07:53
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16350

Actions (login required)

View Item View Item