ANALISIS YURIDIS KEABSAHAN PERJANJIAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH DI SEMPADAN PANTAI (STUDI KASUS PUTUSAN KASASI MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 3826/K/Pdt/2024)

Herniati, Annisa Rizki (2026) ANALISIS YURIDIS KEABSAHAN PERJANJIAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH DI SEMPADAN PANTAI (STUDI KASUS PUTUSAN KASASI MAHKAMAH AGUNG NOMOR: 3826/K/Pdt/2024). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (650kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (703kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (604kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (840kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of Lampiran .pdf] Text
Lampiran .pdf

Download (10MB)

Abstract

Masyarakat Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah pesisir yang
secara hukum dilindungi dan diatur pemanfaatannya oleh negara. Salah satu
wilayah yang memiliki pengaturan khusus adalah sempadan pantai yang pada
prinsipnya merupakan kawasan lindung dan berada di bawah penguasaan negara.
Namun, dalam praktiknya masih sering ditemukan perbuatan hukum berwujud
perjanjian jual beli hak atas tanah yang objeknya terletak di wilayah sempadan
pantai yang berpotensi menimbulkan sangketa hukum terkait keabsahan perjanjian
tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis yuridis mengenai
keabsahan perjanjian jual beli hak atas tanah di sempadan pantai dengan mengacu
pada studi kasus Putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor: 3826/K/Pdt/2024.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis normatif dengan
mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan terkait serta putusan-putusan
pengadilan yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah
Agung Nomor: 3826/K/Pdt/2024 menunjukan bahwa perjanjian jual beli hak atas
tanah dikawasan sempadan pantai tidak sah karena tidak memenuhi prasyarat
legal perjanjian yang diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata serta tidak
terpenuhinya aspek administrasi yang mendukung sehingga tidak memberikan
kepastian hukum. Putusan ini memberikan pemahaman mengenai implikasi
hukum dari perjanjian jual beli tanah yang tidak didukung oleh bukti hak yang sah,
khususnya apabila objek perjanjian berada dikawasan yang secara hukum dibatasi
penguasaan dan pemanfaatannya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 13 May 2026 02:56
Last Modified: 13 May 2026 03:00
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15938

Actions (login required)

View Item View Item