HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RS BHAYANGKARA TK I PUSDOKKES POLRI

Selfiana, Nefi (2026) HUBUNGAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK DI RS BHAYANGKARA TK I PUSDOKKES POLRI. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (513kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (767kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (538kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (652kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronik adalah kondisi kerusakan ginjal yang bersifat
progresif dan menetap sehingga ginjal tidak mampu menyaring zat sisa metabolisme serta
menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh secara optimal; secara global penyakit
ginjal menyebabkan 254.028 kematian pada tahun 2019, sementara di Indonesia
prevalensinya meningkat dari 2% tahun 2023 menjadi 3,8% tahun 2024, dengan sekitar
19,33% pasien memerlukan terapi hemodialisa rutin.
Tujuan: mengetahui hubungan lama menjalani hemodalisis dengan kualitas hidup pada
pasien penyakit gagal ginjal kronik di RS Bhayangkara TK.I Pusdokkes Polri.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain studi korelasi dengan pendekatan cross
sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 83 pasien yang setiap pasiennya memenuhi
kriteria. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner tentang tentang kualitas hidup
dan data observasi tentang hemodialisa. Data dengan uji statistik chi-square.
Hasil penelitian: Secara keseluruhan, sebanyak 81,9% responden memiliki kualitas hidup
sangat baik. Nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara lama hemodialisis dan kualitas hidup, yang mengindikasikan bahwa
semakin lama pasien menjalani hemodialisis, semakin baik kualitas hidup yang dirasakan,
kemungkinan karena proses adaptasi fisik dan psikologis terhadap terapi yang dijalani,
Simpulan: Nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) menunjukkan adanya hubungan yang
signifikan antara lama menjalani hemodialisis dan kualitas hidup.
Saran: penelitian ini dapat dijadikan data dasar untuk pengembangan studi selanjutnya
mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik.
Perawat diharapkan dapat meningkatkan peran edukator dengan memberikan pendidikan
kesehatan secara berkelanjutan mengenai proses hemodialisis, guna membantu pasien
beradaptasi secara optimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 08 May 2026 08:12
Last Modified: 08 May 2026 08:12
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15852

Actions (login required)

View Item View Item