ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN BAGI ADVOKAT YANG MENGAJUKAN LAPORAN PALSU (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 690/PID.B/2024/PN JKT.SEL JO NOMOR 41/PID/2025/PT DKI JO NOMOR 1299 K/PID/2025)

Nurkim, Andi Perdana (2026) ANALISIS YURIDIS PEMIDANAAN BAGI ADVOKAT YANG MENGAJUKAN LAPORAN PALSU (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 690/PID.B/2024/PN JKT.SEL JO NOMOR 41/PID/2025/PT DKI JO NOMOR 1299 K/PID/2025). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (519kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (467kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (415kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (300kB)
[thumbnail of LAMPIRAN .pdf] Text
LAMPIRAN .pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perumusan tindak pidana laporan palsu yang dilakukan oleh seorang advokat dan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pemidanaan dalam Putusan Nomor 690/PID.B/2024/PN Jkt.Sel jo Nomor 41/PID/2025/PT DKI jo Nomor 1299 K/PID/2025. Latar belakang penelitian ini adalah adanya putusan pengadilan terhadap advokat yang mengajukan laporan kepada penguasa yang kemudian dinyatakan tidak benar dan dianggap merugikan pihak lain.

Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan statute approach dan case approach. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan; bahan hukum sekunder berupa literatur dan doktrin hukum yang relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan teknik deskriptif analitis untuk menjelaskan pemenuhan unsur tindak pidana dan pertimbangan hakim.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa memenuhi unsur pelaporan palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 317 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana karena adanya kesengajaan dalam membuat serta mengajukan laporan yang tidak benar kepada penguasa. Tindakan tersebut tidak mendapat perlindungan imunitas advokat karena tidak dilakukan dalam kerangka tugas profesi yang sah dan tidak didasari itikad baik. Pertimbangan hakim dalam tiga tingkat peradilan menekankan bukti kesengajaan, asas itikad baik, dan akibat hukum dari laporan yang tidak benar.

Simpulan penelitian ini adalah bahwa pemidanaan terhadap advokat dalam perkara tersebut dapat dibenarkan secara yuridis karena terpenuhinya unsur tindak pidana laporan palsu dan terbatasnya perlindungan imunitas advokat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 08 May 2026 02:33
Last Modified: 25 Jun 2026 04:01
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15792

Actions (login required)

View Item View Item