PERANCANGAN JARINGAN KOMUNIKASI FIBER OPTIK DI KABUPATEN OKU TIMUR DENGAN TEKNOLOGI DENSE WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING (DWDM)

AYU, ANDINI PUTRI (2026) PERANCANGAN JARINGAN KOMUNIKASI FIBER OPTIK DI KABUPATEN OKU TIMUR DENGAN TEKNOLOGI DENSE WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING (DWDM). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (467kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (932kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (458kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (807kB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan kapasitas layanan telekomunikasi dan internet di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur menuntut adanya infrastruktur jaringan backbone yang handal dan
berkapasitas besar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kelayakan jaringan serat optik berbasis Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) yang
menghubungkan antar-kecamatan di wilayah tersebut. Perancangan menggunakan topologi Star dengan Kecamatan Belitang ditetapkan sebagai Optical Line Terminal (OLT) pusat yang melayani 19 kecamatan lainnya. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan data geografis dari Google Earth Pro untuk pengukuran jarak dan
perhitungan matematis untuk analisis parameter kinerja. Spesifikasi sistem menggunakan standar serat optik G.652.D dan teknologi DWDM dengan kapasitas kanal 100 Gbps.
Parameter kelayakan yang dianalisis meliputi Power Link Budget, Optical Signal to Noise
Ratio (OSNR), Q-Factor, dan Bit Error Rate (BER) dengan standar acuan ITU-T. Hasil
pengukuran menunjukkan jarak lintasan bervariasi antara 5,28 km hingga 68,76 km, yang
menghasilkan redaman total jaringan berkisar antara 10,16 dB hingga 25,93 dB. Evaluasi
awal Power Link Budget menunjukkan bahwa 4 dari 19 link kecamatan (Bunga Mayang,
Cempaka, Jayapura, dan Madang Suku III) memiliki daya terima di bawah sensitivitas receiver (-28 dBm), sehingga dinyatakan tidak layak. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penambahan Optical Amplifier (Booster/Pre-Amp) pada lintasan kritis. Hasil analisis akhir setelah optimasi menunjukkan bahwa seluruh link telah memenuhi standar kelayakan dengan nilai OSNR ≥25 dB, Q-Factor ≥ 6, dan BER ≤ 10 -9. Dengan demikian, perancangan jaringan backbone fiber optik berbasis DWDM di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dinyatakan layak untuk diimplementasikan guna mendukung pemerataan akses telekomunikasi berkecepatan tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
T Technology > T Technology (General)
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 07 May 2026 05:22
Last Modified: 07 May 2026 05:22
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15765

Actions (login required)

View Item View Item