ANALISIS YURIDIS WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI RUMAH YANG TELAH LUNAS (Studi Kasus Putusan Nomor : 370/Pdt.G/2022/PN. Cbi)

Nasution, Al Akbar Nur (2026) ANALISIS YURIDIS WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI RUMAH YANG TELAH LUNAS (Studi Kasus Putusan Nomor : 370/Pdt.G/2022/PN. Cbi). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (797kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (541kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (590kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (434kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (596kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (361kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) merupakan perjanjian pendahuluan yang
dibuat sebelum dilaksanakannya Akta Jual Beli (AJB) di hadapan Pejabat Pembuat
Akta Tanah (PPAT). Dalam praktiknya, sering terjadi permasalahan hukum ketika
pembeli telah melunasi seluruh pembayaran, namun penjual tidak melaksanakan
kewajibannya untuk membuat AJB dan melakukan balik nama sertipikat. Kondisi
tersebut menimbulkan sengketa wanprestasi yang berdampak pada kepastian dan
perlindungan hukum para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaturan hukum mengenai pembelian rumah dalam PPJB serta menganalisis
pertimbangan hukum hakim dalam memutus gugatan wanprestasi pada Putusan
Nomor 370/Pdt.G/2022/PN.Cbi.Metode penelitian yang digunakan adalah
penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute
approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus
(case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer,
sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengaturan PPJB didasarkan pada ketentuan KUHPerdata, khususnya Pasal
1313, Pasal 1320, Pasal 1338, Pasal 1457, serta ketentuan mengenai wanprestasi
dalam Pasal 1238 dan Pasal 1243 KUHPerdata, serta diperkuat dengan Peraturan
Menteri PUPR Nomor 11/PRT/M/2019 tentang Sistem Perjanjian Pendahuluan Jual
Beli Rumah. Dalam Putusan Nomor 370/Pdt.G/2022/PN.Cbi, hakim
mempertimbangkan adanya hubungan hukum yang sah antara para pihak,
terpenuhinya unsur wanprestasi karena tidak dilaksanakannya kewajiban
pembuatan AJB dan balik nama sertipikat meskipun pembayaran telah lunas, serta
perlunya memberikan perlindungan hukum kepada pihak yang dirugikan. Putusan
tersebut mencerminkan penerapan asas kepastian hukum, keadilan, dan
perlindungan hukum dalam penyelesaian sengketa PPJB.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: PPJB, AJB , WANPRESTASI
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 30 Apr 2026 04:58
Last Modified: 30 Apr 2026 04:58
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15545

Actions (login required)

View Item View Item