Askiah, Askiah (2026) PENGARUH PEMBERIAN SARI KACANG HIJAU DAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 9 SINGKAWANG SELATAN KALIMANTAN BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
2. BAB I.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
3. BAB II.pdf Download (477kB) |
|
|
Text
4. BAB III.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
5. BAB IV.pdf Download (389kB) |
|
|
Text
6. BAB V.pdf Download (311kB) |
|
|
Text
7. DAPUS - LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai percepatan
pertumbuhan dan meningkatnya kebutuhan nutrisi, termasuk zat besi. Anemia, kondisi
rendahnya kadar hemoglobin (HB). Riskesdas (2018) mendata 48,9% remaja putri Indonesia
menderita anemia. Prevalensi 25,77% tahun 2024 di kota Singkawang, SMAN 9 Singkawang
Selatan memiliki remaja putri dengan anemi (7,01%). Pencegahan anemia dilakukan dengan
pemberian tablet tambah darah (TTD) dan konsumsi sari kacang hijau yang kaya akan zat besi
dan protein berperan untuk pembentukan hemoglobin (HB).
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis pengaruh pemberian sari kacang hijau dan tablet
tambah darah terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di SMAN 9 Singkawang Selatan
Kalimantan Barat.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan pendekatan
pretest-posttest two group design. Jumlah sampel sebanyak 54 responden dengan teknik
pengambilan sampel menggunakan random sampling. Kelompok intervensi I diberikan
kombinasi sari kacang hijau dan tablet tambah darah dan kelompok intervensi II diberikan sari
kacang hijau saja. Analisis data menggunakan Paired t test dan Independen t test.
Hasil Penelitian: rata-rata kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian pada kelompok
intervensi I yaitu 12,3 g/dL menjadi 13,5 g/dL sedangkan pada kelompok intervensi II yaitu
12,00 g/dL menjadi 12,9 g/dL. Terdapat pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kadar
hemoglobin (Hb) pada kedua kelompok (p < 0,000) dan pemberian sari kacang hijau + TTD
lebih efektif dibandingkan pemberian sari kacang hijau saja dengan (p < 0,000).
Simpulan: Pemberian kombinasi sari kacang hijau dan tablet tambah darah efektif
meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri secara klinis dan signifikan secara statistik
dibandingkan dengan pemberian sari kacang saja.
Saran: Hasil penelitian ini agar dapat menjadi acuan dalam mengembangkan layanan
kebidanan yang inovatif dan komprehensif, khusus nya dalam bidang perawatan komplementer
bagi remaja putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 27 Apr 2026 03:24 |
| Last Modified: | 27 Apr 2026 03:24 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/15316 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
