MODEL PREDIKSI RESIKO “POSTPARTUM BLUES” PADA IBU NIFAS DI DESA KARANG SATRIA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT

Novita, Vera (2025) MODEL PREDIKSI RESIKO “POSTPARTUM BLUES” PADA IBU NIFAS DI DESA KARANG SATRIA BEKASI PROVINSI JAWA BARAT. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (895kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (635kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (368kB)
[thumbnail of LAMPIRANNN.pdf] Text
LAMPIRANNN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Latar Belakang: Postpartum Blues merupakan gangguan emosional pada ibu nifas
yang dapat berkembang menjadi depresi postpartum bila tidak dicegah sejak dini.
Kondisi ini dipengaruhi faktor biologis, psikologis, dan sosial, sehingga diperlukan
model prediksi untuk deteksi risiko secara awal.
Tujuan: Membangun model prediksi risiko Postpartum Blues pada ibu nifas di
Desa Karang Satria, Bekasi, serta menguji kelayakan model sebagai upaya
pencegahan.
Hasil: Penelitian menggunakan mixed methods sequential exploratory dalam tiga
tahap. Tahap I kualitatif melalui wawancara mendalam pada 10 ibu nifas dengan
Postpartum Blues, 7 anggota keluarga, 5 bidan, dan 1 psikolog menemukan faktor
pemicu berupa komplikasi kehamilan, kelelahan fisik, graviditas, riwayat depresi,
kecemasan, kurangnya dukungan keluarga, self-efficacy, kemampuan coping, serta
pemberdayaan diri. Tahap II kuantitatif melibatkan 100 ibu nifas untuk penyusunan
model prediksi dengan SEM-PLS. Hasil menunjukkan komplikasi kehamilan
(β=0,178), kelelahan fisik (β=0,192), riwayat depresi (β=0,205), dan kecemasan
(β=0,317) sebagai prediktor utama, sedangkan dukungan keluarga (β=-0,227) dan
self-efficacy (β=-0,371) sebagai faktor protektif. Tahap III uji sensitivitas dan
spesifisitas pada 60 ibu hamil trimester III menghasilkan sensitivitas 91,4%,
spesifisitas 80,0%, dan akurasi 86,7%.
Kesimpulan: Model prediksi risiko Postpartum Blues efektif dan dapat
diimplementasikan di pelayanan primer untuk identifikasi risiko dini serta
pencegahan melalui penguatan faktor protektif dan intervensi psikososial
terstruktur.
Saran:Tenaga kesehatan mengadopsi model ini, keluarga meningkatkan dukungan,
serta penelitian lanjutan dilakukan pada populasi yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Tesis dan Disertasi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 05 Feb 2026 04:18
Last Modified: 05 Feb 2026 04:18
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14877

Actions (login required)

View Item View Item