Ahdah, Siti (2025) ANALISIS KESEHATAN FISIK DAN MENTAL CALON PENGANTIN TERHADAP STRES PERNIKAHAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIRUAS KABUPATEN SERANG. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
LAMPIRANN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan merupakan fase penting dalam kehidupan yang
membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang optimal. Tingkat stres yang tinggi
pada calon pengantin dapat memengaruhi kesehatan, hubungan, dan kualitas
kehidupan pernikahan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemeriksaan
kesehatan fisik dan mental terhadap tingkat stres calon pengantin di Kecamatan
Ciruas, Provinsi Banten.
Metodologi: Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan quasieksperimen
dan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Sampel
sebanyak 132 orang ditentukan dengan rumus Slovin dan teknik purposive
sampling. Variabel yang diteliti mencakup tekanan darah, IMT, kadar hemoglobin,
infeksi menular, serta kondisi mental berdasarkan GAD-7 Intervensi dilakukan
dalam bentuk pemeriksaan dan edukasi kesehatan pranikah.
Hasil Penelitian: Secara kuantitatif, rata-rata skor stres calon pengantin sebelum
intervensi adalah 8,45 dan menurun menjadi 6,13 setelah intervensi, menunjukkan
perbaikan signifikan secara statistik (p = 0,000). Sebagian besar responden (97%)
memiliki kondisi fisik yang baik, dan pemeriksaan mental menunjukkan
peningkatan stabilitas psikologis setelah konseling. Data kualitatif mengungkap
bahwa dukungan pasangan, persepsi hasil pemeriksaan, dan pengalaman konseling
memengaruhi penurunan stres, sementara hambatan meliputi keterbatasan akses
layanan, kekhawatiran terhadap hasil pemeriksaan, dan rendahnya literasi
kesehatan.
Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemeriksaan kesehatan fisik dan
mental memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stres calon
pengantin.
Saran: Intervensi preventif dan edukatif perlu diperluas agar dapat mendukung
kesiapan fisik dan mental calon pengantin secara menyeluruh. Integrasi layanan
kesehatan, edukasi psikososial, dan peningkatan literasi kesehatan perlu
dioptimalkan di tingkat masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi |
| Depositing User: | Fitria Nur Indah Hasanah |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 04:08 |
| Last Modified: | 05 Feb 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14876 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
