ANALISIS PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KECAMATAN PANCORAN MAS KOTA DEPOK TAHUN 2025

Rodiawati, Rodiawati (2025) ANALISIS PEMBERIAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KECAMATAN PANCORAN MAS KOTA DEPOK TAHUN 2025. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (337kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (599kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (579kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (323kB)
[thumbnail of LAMPIRANN.pdf] Text
LAMPIRANN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Menurut Global Breastfeeding Scorecard 2023, cakupan pemberian
ASI eksklusif masih di bawah target WHO dan UNICEF sebesar 70% yang
diharapkan dapat dicapai pada tahun 2030. Angka rata-rata global ASI eksklusif saat
ini berada di sekitar 48%, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun
2022, cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya mencapai 37%. Kondisi ini masih
jauh dari target WHO sebesar 50% pada tahun 2025. Tujuan: Untuk menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI pada ibu menyusui di wilayah
Pancoran Mas kota Depok Tahun 2025. Metodologi: Penelitian ini menggunakan
pendekatan mixed methods dengan melibatkan 94 ibu yang memiliki bayi usia > 6–12
bulan di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, tahun 2025. Sampel dipilih
menggunakan purposive sampling. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara
mendalam mengenai persepsi pemberian ASI dan dianalisis dengan NVivo untuk
menghasilkan tema-tema utama. Data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner tentang
pengetahuan, sikap, dukungan, self-efficacy, dan prasarana tempat kerja, yang telah
diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai Cronbach’s alpha=0,86. Analisis statistik
meliputi descriptive statistics, uji Chi-square dan regresi logistik untuk
mengidentifikasi hubungan variabel serta faktor dominan yang mempengaruhi
pemberian ASI eksklusif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada
hubungan yang signifikan (p<0,05) antara tingkat pendidikan (p=0,031), jenis
persalinan (p=0,040), pengetahuan ASI (p=0,000), sikap (p=0,000), self-efficacy
(p=0,000), dukungan suami/keluarga (p=0,001), dukungan bidan (p=0,001),
dukungan kader (p=0,015). Faktor yang paling dominan mempengaruhi pemberian
ASI eksklusif adalah self-efficacy, dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 8,573 dan
p=0,01. Artinya, ibu dengan self-efficacy tinggi memiliki kemungkinan 8,6 kali lebih
besar untuk memberikan ASI eksklusif dibandingkan ibu dengan self-efficacy rendah.
Kesimpulan: Self-efficacy secara signifikan mempengaruhi keberhasilan pemberian
ASI eksklusif. Saran: Diperlukan intervensi edukatif dan dukungan berkelanjutan
dari tenaga Kesehatan khususnya bidan serta keluarga tidak hanya pada masa
kehamilan, tetapi juga pasca persalinan, dengan fokus pada peningkatan selfefficacy
ibu
melalui
simulasi
praktik
pemberian
ASI
secara
eksklusif.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Tesis dan Disertasi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 05 Feb 2026 03:49
Last Modified: 05 Feb 2026 03:49
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14873

Actions (login required)

View Item View Item