Hidayanti, Dwi Nur (2025) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI PENERAPAN POLYURETHANE FOAM SEBAGAI BALUTAN SEKUNDER PADA FASE PROLIFERASI DI RMC DEPOK. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (320kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (645kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (347kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (333kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan kondisi metabolik kronis yang
dicirikan oleh kadar gula darah tinggi akibat disfungsi insulin, yang berdampak pada metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Salah satu komplikasi serius dari diabetes melitus adalah luka kaki diabetik, yaitu infeksi kulit yang bersifat superfisial, dengan angka kejadian sekitar 15% di Indonesia. Polyurethane foam dressing merupakan jenis balutan yang memiliki kemampuan penyerapan tinggi, cocok untuk luka dengan eksudat sedang hingga berat. Balutan ini berfungsi mengabsorpsi eksudat, mempertahankan kelembapan, mencegah maserasi, serta mendukung pembentukan jaringan granulasi..
Tujuan: Menganalisa Asuhan Keperawatan melalui intervensi penerapan polyurethane foam sebagai balutan sekunder pada pasien Tn. A dan Tn. S dengan Luka Kaki Diabetik.
Implementasi: Dilaksanakan selama 3 minggu di RMC Depok. Pelaksanaan diagnosa keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan dilakukan dengan menggunakan polyurethane foam sebagai balutan sekunder.
Hasil: Penerapan polyurethane foam sebagai balutan sekunder pada Tn. A dan Tn. S dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu. Pada Tn. A dengan luka stage 2, terjadi peningkatan kondisi luka berupa jaringan granulasi mencapai 100%, penurunan jumlah eksudat dari banyak menjadi sedikit, serta epitelisasi sebesar 50–
75%. Sementara itu, pada kasus pembanding dengan luka stage 3, perawatan menggunakan Polyurethane foam juga menunjukkan perbaikan berupa terbentuknya jaringan granulasi, penurunan jumlah eksudat dari banyak menjadi sedang.
Kesimpulan dan Saran: Penggunaan polyurethane foam sebagai balutan sekunder efektif mengontrol eksudat dan menjaga kelembapan luka, sehingga mendukung penyembuhan jaringan. Proses penyembuhan juga perlu ditunjang oleh pemenuhan nutrisi yang adekuat dan dukungan keluarga guna mencapai derajat kesehatan yang
lebih baik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ka Kaki Diabetik, Polyurethane Foam |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Vira Desintha Larasati |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 04:35 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 04:35 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
