PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DAN PIJAT LAKTASI PADA IBU NIFAS TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-7 HARI DI KLINIK IBU DAN ANAK ANANDA CIBINONG

Anggraeni, Oktavia (2025) PENGARUH PIJAT OKSITOSIN DAN PIJAT LAKTASI PADA IBU NIFAS TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-7 HARI DI KLINIK IBU DAN ANAK ANANDA CIBINONG. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of cover.pdf] Text
cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (473kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (869kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (660kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (737kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (467kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: WHO menargetkan cakupan ASI eksklusif minimal 50%, namun
baru mencapai 48% secara global. Di Indonesia, cakupan ASI eksklusif naik dari
67,96% menjadi 68%. Jawa Barat mencapai 80,08%, sementara Kabupaten Bogor turun dari 68,15% menjadi 63,76%. Presurvei di Klinik Ibu dan Anak Ananda Cibinong menunjukkan 70% ibu nifas mengalami hambatan produksi ASI hari pertama postpartum. Pijat oksitosin dan pijat laktasi terbukti efektif meningkatkan produksi ASI dan berat badan bayi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin dan pijat laktasi terhadap kenaikan berat badan bayi usia 0–7 hari di klinik ibu dan anak Ananda cibinong.
Metodologi: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest two group melibatkan 30 ibu nifas, terdiri dari 15 kelompok intervensi (pijat oksitosin
5 menit dan pijat laktasi 15 menit pada hari pertama postpartum) dan 15 kelompok kontrol tanpa intervensi. Berat badan bayi diukur pada hari ke-1 dan ke-7 postpartum. Analisis menggunakan Paired T-Test dan Independent Samples T-Test dengan p < 0,05.
Hasil Penelitian: Kelompok intervensi menunjukkan kenaikan berat badan dari
2970,40 g menjadi 3238,00 g (p = 0,000), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan dari 3126,00 g menjadi 3031,67 g (p = 0,043).
Simpulan: Pijat oksitosin dan pijat laktasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan berat badan bayi baru lahir usia 0–7 hari.
Saran : Intervensi ini efektif sebagai metode non-farmakologis untuk mendukung pertumbuhan bayi melalui optimalisasi pemberian ASI.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Bidan Pendidik
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 05 Jan 2026 03:46
Last Modified: 05 Jan 2026 03:46
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14754

Actions (login required)

View Item View Item