IMPLEMENTASI PARADIPLOMASI BUDAYA DALAM KERJA SAMA SISTER CITY YOGYAKARTA–COMMEWIJNE TAHUN 2023-2024

APRIANINGSIH, ENDAH (2025) IMPLEMENTASI PARADIPLOMASI BUDAYA DALAM KERJA SAMA SISTER CITY YOGYAKARTA–COMMEWIJNE TAHUN 2023-2024. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (608kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (326kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (840kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (617kB)

Abstract

Pemerintah Kota Yogyakarta menjadi salah satu contoh pemerintah daerah yang memanfaatkan paradiplomasi berbasis budaya untuk memperkuat jejaring internasional, salah satunya melalui program sister city dengan Distrik Commewijne, Suriname. Latar belakang historis dan kultural antara kedua wilayah ini menjadi pijakan utama, mengingat adanya komunitas diaspora Jawa di Suriname. Dengan pertanyaan penelitian Bagaimanakah bentuk pelaksanaan dari implementasi paradiplomasi yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui kerja sama sister city dengan Distrik Commewijne, khususnya dalam bidang kebudayaan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam implementasi paradiplomasi sektor budaya dalam kerja sama Yogyakarta-Commewijne, dengan menitikberatkan pada peran Pemerintah Kota Yogyakarta sebagai aktor lokal yang mempromosikan pertukaran budaya, seni, dan warisan tradisi. Penelitian ini menggunakan teori Hubungan Transnasional dan Kontruktivisme yang di dukung dengan konsep Paradiplomasi dan Sister City. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif-analitis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa relasi kultural historis antara Yogyakarta dan Commewijne menjadi faktor pendorong utama dalam mempererat kerjasama sister city. Program seperti festival budaya, dan pelestarian warisan Jawa di Suriname tidak hanya memperkuat identitas kultural diaspora, tetapi juga menjadi sarana soft diplomacy bagi Indonesia di kancah global.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: paradiplomasi, budaya, sister city, Yogyakarta, Commewijne
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 05 Jan 2026 03:04
Last Modified: 05 Jan 2026 03:04
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14748

Actions (login required)

View Item View Item