Handayani, Cindy Pratika (2025) HUBUNGAN KONSUMSI TEH ATAU KOPI TERHADAP KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS JALAN KUTAI KABUPATEN TANGERANG PROVINSI BANTEN TAHUN 2025. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (225kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (143kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Anemia menjadi masalah serius bagi ibu hamil di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 78%. Pemahaman ibu hamil du Puskesmas Jalan Kutai, Kabupaten Tangerang teh dan kopi diminum bersamaan menurunkan penyerapan zat besi masih sering dianggap aman sesuai informasi dari tenaga kesehatan. Hal ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut mengenai kaitan minuman tersebut dengan kejadian anemia pada trimester III.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara konsumsi teh atau kopi dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Jalan Kutai, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten tahun 2025.
Metodologi: Metodologi penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan case-control diterapkan untuk membandingkan ibu hamil dengan anemia dan tanpa anemia, sementara analisis deskriptif dipakai untuk menggambarkan data yang diperoleh, terdapat 40 subjek ibu hamil trimester III, masing-masing 20 pada kategori anemia dan 20 pada kategori tidak anemia, dipilih secara purposive. Konsumsi teh dan kopi dicatat melalui food record dan langsung responden validasi, Analisis data dilakukan dalam bentuk univariat serta bivariat dengan pengujian hipotesis menggunakan chi-square
Hasil Penelitian: Pada ibu hamil trimester III, konsumsi teh atau kopi terbukti signifikan memiliki hubungan dengan kejadian anemia (p = 0,000; OR = 0,259;
95% CI: 0,137–0,490). Dari penelitian, 65% responden mengalami anemia karena mengonsumsi teh atau kopi, sedangkan tidak menunjukkan gejala anemia pada ibu hamil yang tidak mengonsumsi minuman tersebut
Kesimpulan: Ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Jalan Kutai masih tergolong tinggi dalam angka kejadian anemia, dan kebiasaan mengonsumsi teh atau kopi terbukti secara signifikan meningkatkan risiko anemia.
Saran: Pencegahan anemia pada ibu hamil dapat ditingkatkan melalui kombinasi penyuluhan kesehatan dan pemberian intervensi gizi yang tepat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Bidan Pendidik |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 03:06 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 03:06 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14737 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
