Hawwa, Shaffa Auliya (2025) GAMBARAN PERTUMBUHAN BAKTERI PADA SARUNG TANGAN PETUGAS DAN RUANGAN PENGAMBILAN DARAH DI UNIT DONOR DARAH PMI KOTA DEPOK. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (613kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (544kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (516kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (403kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Pelayanan darah merupakan pelayanan kesehatan yang memanfaatkan darah manusia
untuk tujuan penyembuhan penyakit. Meskipun bermanfaat, darah menyimpan risiko antara lain terjadinya reaksi transfusi yang salah satunya adalah sepsis pada resepiennya. Sepsis disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada produk darah yang dapat bersumber dari proses penyediaan darah, terutama pada pengambilan darah yang dilakukan secara terbuka. Sumber kontaminasi bakteri dapat berasal dari kebersihan lengan donor, penggunaan sarung tangan oleh petugas yang dipakai berulang, serta kualitas udara ruangan pengambilan darah yang tidak memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pertumbuhan bakteri pada sarung tangan berdasarkan frekuensi pergantian saat pengambilan darah donor, juga untuk memperoleh gambaran jumlah bakteri pada udara ruangan pengambilan darah. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga September 2025. Penelitian dilakukan dengan swab pada sarung tangan tiga petugas pengambilan darah serta udara pada enam titik ruangan yang kemudian dikultur, dihitung jumlah bakteri yang tumbuh, kemudian data dianalisis menggunakan uji Friedman dan uji Korelasi. Hasil Uji Friedman didapatkan nilai p=0,122 (p>0,05), yang berarti tidak terjadi peningkatan signifikan dan hasil uji korelasi dengan nilai p=0,708 yang artinya terdapat hubungan jumlah bakteri pada sarung tangan dengan jumlah donor yang dilakukan pengambilan darah. Jumlah bakteri sarung tangan paling sedikit 0
CFU/mL pada donor pertama dan paling banyak sebesar 50 CFU/mL pada donor ke delapan. Sedangkan rerata jumlah bakteri pada udara ruangan pengambilan darah adalah
504 CFU/m³. Kesimpulannya adalah berdasarkan nilai TPC yang dapat ditolerir yaitu <5
CFU/mL maka sarung tangan medis digunakan maksimal untuk dua donor dan kualitas udara ruang pengambilan darah perlu ditingkatkan karena melebihi standar mutu yang ditetapkan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bakteri, Pengambilan Darah, Ruangan, Sarung Tangan |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QH Natural history > QH301 Biology |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | Vira Desintha Larasati |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 08:21 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 08:21 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14699 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
