HUBUNGAN KRITERIA SELEKSI DONOR TERHADAP PENOLAKAN DONOR DARAH METODE APHERESIS DI UDD PMI DKI JAKARTA TAHUN 2020-2024

Milandari, Ratu (2025) HUBUNGAN KRITERIA SELEKSI DONOR TERHADAP PENOLAKAN DONOR DARAH METODE APHERESIS DI UDD PMI DKI JAKARTA TAHUN 2020-2024. Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (620kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (341kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (362kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (369kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (294kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Tingginya angka penolakan donor darah metode apheresis di Unit Donor Darah (UDD) PMI DKI Jakarta berdampak pada keterbatasan stok komponen darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kriteria seleksi donor terhadap penolakan donor apheresis periode 2020–2024, serta menentukan kriteria yang paling berhubungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari 8.672 calon pendonor yang ditolak. Variabel independen meliputi kadar hemoglobin, tekanan darah, pemeriksaan darah lengkap (DPL), keadaan sampel, pemeriksaan penyakit infeksi menular lewat transfusi darah (IMLTD), dan pemeriksaan kesehatan fisik. Analisis dilakukan menggunakan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan tiga variabel berhubungan signifikan terhadap penolakan donor, yaitu hemoglobin (R²=0,989; p<0,05), pemeriksaan DPL (R²=0,921; p<0,05), dan keadaan sampel (R²=0,953; p<0,05). Hemoglobin menjadi faktor dominan dengan kontribusi 98,9%, diikuti keadaan sampel
95,3%, dan DPL 92,1%. Sementara itu, tekanan darah, pemeriksaan IMLTD, dan kesehatan fisik tidak menunjukkan hubungan signifikan (p>0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap hemoglobin, DPL, dan kualitas sampel dalam proses seleksi donor apheresis. UDD PMI DKI Jakarta disarankan memperkuat edukasi calon donor mengenai persiapan sebelum donor, serta memperjelas pencatatan alasan penolakan untuk memudahkan analisis dan strategi penurunan angka penolakan. Optimalisasi ketiga kriteria utama diharapkan dapat menjaga ketersediaan komponen darah kritis dan mendukung keberlanjutan pelayanan transfusi darah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Apheresis, Donor Darah, Hemoglobin, Kriteria Seleksi, Penolakan Donor.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 12 Dec 2025 08:09
Last Modified: 12 Dec 2025 08:09
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14698

Actions (login required)

View Item View Item