PEMATAHAN DORMANSI PADA PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BIBIT ALKESA (Pouteria campechiana) PADA DUA JENIS MEDIA TANAM

HIDAYAT, NADIRA AZALIA (2025) PEMATAHAN DORMANSI PADA PERKECAMBAHAN DAN PERTUMBUHAN BIBIT ALKESA (Pouteria campechiana) PADA DUA JENIS MEDIA TANAM. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf] Text
COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (375kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (663kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (726kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, Hasil Turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran, Hasil Turnitin).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (247kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan pematahan dormansi dan perbedaan media tanam serta interaksinya terhadap perkecambahan dan pertumbuhan benih alkesa. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial Petak Terpisah (Split-plot) yang dilanjutkan dengan uji nilai tengah perlakuan BNT taraf 5%. Faktor utama terdiri atas media tanam (arang sekam dan cocopeat), dan faktor anak petak terdiri atas metode pematahan dormansi (kontrol, iradiasi 10gy, iradiasi 30gy, IAA 300 ppm dan GA3 100 ppm). Hasil penelitian menunjukkan interaksi perlakuan pematahan dormansi menggunakan iradiasi 30 Gy pada media tanam arang sekam memberikan hasil terbaik terhadap perkecambahan benih alkesa dan pertumbuhan bibit alkesa. Media tanam arang sekam cenderung lebih baik dibanding media cocopeat terhadap perkecambahan dan pertumbuhan bibit alkesa. Pematahan dormansi perendaman benih dalam IAA 300 ppm dan Iradiasi 10gy merupakan perlakuan yang relatif efektif. dan dapat mempercepat waktu tumbuh benih. Perlakuan kontrol menghasilkan kualitas perkecambahan yang cenderung paling rendah yang mengindikasikan bahwa benih alkesa memiliki dormansi fisiologis yang perlu dipatahkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Skripsi > Fakultas Pertanian > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 02 Dec 2025 03:00
Last Modified: 02 Dec 2025 03:01
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14642

Actions (login required)

View Item View Item