PENGARUH JENIS PELUMAS TERHADAP PERFORMA MESIN DAN PEMBENTUKAN KERAK PADA RUANG BAKAR KENDARAAN HONDA BEAT FI 110 CC

Umran, Muhammad Hafidz (2025) PENGARUH JENIS PELUMAS TERHADAP PERFORMA MESIN DAN PEMBENTUKAN KERAK PADA RUANG BAKAR KENDARAAN HONDA BEAT FI 110 CC. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (953kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (363kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (629kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (366kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (348kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Performa mesin kendaraan bermotor sangat dipengaruhi oleh kualitas dan jenis pelumas yang digunakan. Pelumas berfungsi tidak hanya sebagai pelindung gesekan antar komponen, tetapi juga berperan penting dalam mendinginkan mesin, membersihkan kotoran, serta mencegah pembentukan kerak yang dapat mengganggu kinerja ruang bakar. Dalam konteks sepeda motor berteknologi injeksi seperti Honda Beat FI 110 CC, pemilihan pelumas yang sesuai menjadi semakin krusial mengingat
mesin bekerja pada suhu tinggi dan sistem pembakarannya dirancang untuk efisiensi bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai jenis pelumas terhadap performa mesin dan pembentukan kerak pada ruang bakar kendaraan Honda Beat FI 110 CC. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan menguji pelumas jenis mineral, semi sintetik, dan full sintetik. Hasil pengujian
menunjukkan pelumas mineral menghasilkan daya (power) sebesar 7,5 HP pada 7000 rpm dan torsi sebesar 6,2 N.m pada 6000 rpm, pelumas semi sintetik menghasilkan daya (power) sebesar 7 HP pada 7000 rpm dan torsi sebesar 8,2 N.m pada 6000 rpm, dan pelumas full sintetik menghasilkan daya (power) sebesar 7,7 HP pada 7000 rpm dan torsi sebesar 8,5 N.m pada 6000 rpm. Untuk efisiensi bahan bakar pelumas mineral 1:52,9, pelumas semi sintetik 1:52,1, pelumas full sintetik 1:54,2. Rata-rata suhu kerja mesin pelumas mineral pada angka 75,7°C, pelumas semi sintetik 75,5°C, dan pelumas
full sintetik 70,4°C. Dan kerak pada ruang bakar mesin pelumas mineral menghasilkan kerak sebanyak 0,44 gram, pelumas semi sintetik menghasilkan kerak sebanyak 0,35
gram, dan full sintetik menghasilkan kerak sebanyak 0,26 gram. Dengan demikian, jenis pelumas berpengaruh terhadap performa mesin dan efisiensi termal, dan jumlah kerak yang terbentuk dalam ruang bakar. Ketiga jenis pelumas tergolong layak pakai karena perbedaan hasil data pengujian yang tidak terlalu signifikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Mesin
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 28 Nov 2025 08:03
Last Modified: 28 Nov 2025 08:03
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14614

Actions (login required)

View Item View Item