PENGARUH KANDUNGAN NIOBIUM DAN REDUKSI KETEBALAN TERHADAP MORFOLOGI STRUKTUR, KEKERASAN DAN LAJU KOROSI PADUAN Zr-Nb-Fe-Cr

Irwanto, Khesya Radya (2025) PENGARUH KANDUNGAN NIOBIUM DAN REDUKSI KETEBALAN TERHADAP MORFOLOGI STRUKTUR, KEKERASAN DAN LAJU KOROSI PADUAN Zr-Nb-Fe-Cr. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (719kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (413kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (475kB)

Abstract

Pada bidang industri nuklir, pemilihan material untuk kelongsong bahan bakar merupakan faktor yang penting untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam operasi reaktor, terutama pada tipe Pressurized Water Reactor (PWR) dengan kondisi burn-up tinggi pada reaktor. Paduan berbasis zirkonium (Zr) dikembangkan karena memiliki sifat ketahanan korosi yang baik dan stabilitas mekanik yang tinggi, akan
tetapi perlu dipadukan dengan unsur lain, seperti niobium (Nb), besi (Fe), dan kromium (Cr) untuk meningkatkan sifat mekaniknya. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kandungan kadar niobium (Nb) dengan tingkat
reduksi ketebalan terhadap morfologi struktur, kekerasan, dan laju korosi paduan ZrNb-Fe-Cr untuk mengembangkan material kelongsong dengan sifat mekanik yang kuat dan ketahanan terhadap korosi yang tinggi. Metode penelitian ini meliputi sintesis paduan, perlakuan β-quenching, pengerolan panas, serta karakterisasi material menggunakan uji komposisi kimia, analisis struktur mikro, pengujian kekerasan, dan laju korosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Nb 1% menghasilkan paduan yang lebih homogen, kemudian pada mikrostruktur penambahan Nb 1% dapat
menghambat rekristalisasi selama proses deformasi sehingga membuat peningkatan pada kekerasan paduan pasca deformasi panas (236,33 ± 6,86 HV), dan ketahanan korosi lebih baik pada media asam (pH = 5) di mana laju korosi menurun hingga
(4,70364×10−4) mm/yr pada reduksi 25% dibandingkan paduan dengan Nb 0,5%. Selain itu, pembentukan lapisan oksida tipis dan kompak terjadi pada air media pH = 5. Berdasarkan hasil penelitian, variasi kandungan niobium (Nb) dan tingkat reduksi ketebalan berpengaruh signifikan terhadap sifat mikrostruktur, mekanik, dan ketahanan korosi paduan. Paduan dengan penambahan 1% niobium (Nb) berpotensi digunakan sebagai kandidat material kelongsong bahan bakar reaktor tipe PWR pada kondisi burn up tinggi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Mesin
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 28 Nov 2025 07:39
Last Modified: 28 Nov 2025 07:39
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/14610

Actions (login required)

View Item View Item