AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU AKASIA TERHADAP TIGA BAKTERI PENYEBAB FARINGITIS

Ramadhani, Niken Ayu (2024) AKTIVITAS ANTIBAKTERI MADU AKASIA TERHADAP TIGA BAKTERI PENYEBAB FARINGITIS. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (1).pdf] Text
COVER (1).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (584kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (655kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (797kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (539kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (3).pdf] Text
LAMPIRAN (3).pdf

Download (1MB)

Abstract

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan diantaranya yaitu antibakteri,
ant ioksidan, hidrogen peroksida dan senyawa organik lainnya. Komponen kandungan
senyawa osmolaritas yang tinggi didalam madu telah ditelit i memiliki manfaat dalam
membantu proses penyembuhan peradangan pada mukosa faring atau faringit is yang
disebabkan oleh bakteri Klebsiella pneumoniae, Streptococcus pneumoniae dan
Streptococcus pyogenes. Tujuan penelit ian ini adalah untuk mengetahui efektivitas madu
akasia terhadap bakteri penyebab faringit is. Penelit ian ini adalah eksperimental dengan
melakukan uji daya hambat madu akasia pada konsentrasi 80%, 90%, 100% dan kontrol
posit if Ciprofloxacin 5 µg (untuk bakteri K. pneumoniae), Kloramfenikol 30 µg (untuk
bakteri S. pneumoniae dan S. pyogenes) serta kontrol negat if akuades steril dengan
menggunakan metode difusi sumuran pada media muller hinton agar (MHA) untuk
bakteri K. pneumoniae dan media blood agar (BA) untuk bakteri S. pneumoniae dan S.
pyogenes yang diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Hasil dari daya hambat madu
akasia akan membentuk zona bening disekeliling sumuran agar dan diukur menggunakan
jangka sorong untuk mengetahui diameter hambatan. Rancangan yang digunakan dalam
penelit ian ini yaitu Rancangan Acak lengkap (RAL) Faktorial dan data hasil diameter
zona hambat yang terbentuk dianalisis menggunakan metode One-Way ANOVA serta uji
lanjutan dengan metode uji Tukey. Hasil penelit ian ini menunjukan bahwa madu akasia
dengan konsentrasi 80%, 90% dan 100% mempunyai kemampuan yang sama dalam
menghambat pertumbuhan bakteri K. pneumoniae, S. pneumoniae dan S. pyogenes
dikarenakan t idak terdapat perbedaan yang signifikan (P < 0,05).

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: - Abdurrahman -
Date Deposited: 25 Mar 2024 06:56
Last Modified: 25 Mar 2024 06:56
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/10424

Actions (login required)

View Item View Item