ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R DI PUSKESMAS CARINGIN KAB. TANGERANG TAHUN 2023

Yuliani, Ani (2024) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. R DI PUSKESMAS CARINGIN KAB. TANGERANG TAHUN 2023. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (728kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (928kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (695kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (689kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (22MB)

Abstract

Asuhan Continuity of Care (COC) merupakan asuhan secara berkesinambungan dari masa kehamilan, bersalin, bayi baru lahir, nifas sampai dengan Keluarga Berencana (KB) sebagai upaya penurunan AKI & AKB. Karya ilmiah ini sebagai implementasi asuhan kebidanan berkesinambungan Continuity of Care pada Ny. R di Puskesmas Caringin Tahun 2023 sejak kehamilan, hingga penggunaan KB pasca bersalin serta penerapan asuhan komplementer pelvic rocking, massase counter preasure, pijat bayi dan pijat oksitosin. Hasil diperoleh bahwa Ny. R selama kehamilan melakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 12 kali. Pemeriksaan kehamilan sudah sesuai dengan standar minimal Kemenkes bahwa pelayanan kesehatan masa hamil dilakukan paling sedikit 6 (enam) kali selama masa kehamilan Pada kontak ke-1 dan ke-2 kepala janin belum masuk PAP sehingga diajarkan teknik pelvic rocking, dan pada kunjungan ke-3 diajarkan teknik relaksasi karena mengalami ketidaknyamanan perut kencang-kencang. Persalinan pada usia kehamilan 38 minggu didapatkan penyulit persalinan berupa kala 1 memanjang dikarenakan his yang tidak adekuat. Bukaan serviks 7 cm ke bukaan 8 cm berlangsung selama 4 jam sehingga partograf melewati garis waspada. Selama observasi kala 1 diberikan massase counter preasure dan teknik relaksasi, terapi komplementer yang diberikan berfokus untuk mengurangi nyeri persalinan, seharusnya diberikan terapi komplementer lain seperti pelvic rocking dengan gymball dan pemberian pijat akupresure sebagai induksi alami sehingga dapat mendukung kemajuan persalinan. Terapi lain yang diberikan adalah kolaborasi dengan dokter umum untuk pemasangan infus RL dan melakukan rujukan ke RS. Pemantauan nifas dilakukan hingga 42 hari. Proses involusi berjalan dengan baik. Pada hari ke-2 nifas, ASI belum lancar sehingga dilakukan pijat oksitosin. Selama masa neonatal dilakukan pemantauan dan pijat bayi untuk stimulasi pertumbuhan. Dapat disimpulkan, bahwa selama kehamilan, nifas, BBL berlangsung secara normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi tetapi diberikan asuhan komplementer sesuai kebutuhan ibu dan bayi, namun pada proses persalinan terdapat penyulit. Diharapkan penerapan asuhan berkesinambungan dan komplementer sebagai pendamping asuhan dapat diterapkan pada setiap ibu yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Caringin, sehingga Kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Bidan Pendidik
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 05 Feb 2024 03:48
Last Modified: 05 Feb 2024 03:48
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/9627

Actions (login required)

View Item View Item