HUBUNGAN PERAN DAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMAN 7 JAKARTA PUSAT

Maharti, Dinda Azzahrah (2023) HUBUNGAN PERAN DAN POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMAN 7 JAKARTA PUSAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[img] Text
COVER.pdf

Download (6MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (257kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (5MB)
[img] Text
BAB III.pdf

Download (469kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (484kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (409kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Gangguan mental emosional merupakan kondisi seseorang yang menderita distress psikologik, terjadinya perubahan psikologis yang bisa kembali pulih namun jika hal tersebut tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan pengaruh buruk pada proses perkembangan remaja. Peran keluarga merupakan salah satu bentuk dari dukungan keluarga yang bisa diberikan kepada remaja. Peranan keluarga yang diberikan juga dapat mempengaruhi kesehatan mental emosional pada remaja. Untuk terhindar dari perilaku yang emosional dapat didukung dengan terjalinnya komunikasi yang baik antar anggota keluarga. Pola komunikasi merupakan cerminan bagaimana orangtua berkomunikasi dengan anaknya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran dan pola komunikasi keluarga dengan gangguan mental emosional pada remaja di SMAN 7 Jakarta Pusat. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan metode Cross-Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 153 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji non parametrik yaitu uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara peran dan pola komunikasi keluarga dengan gangguan mental emosional. Hasil penelitian: Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara peran dan pola komunikasi keluarga dengan gangguan mental emosional p value sebesar 0,000 (p < 0,05) untuk peran keluarga dengan gangguan mental emosional dan p value sebesar 0,001 (p < 0,05) untuk pola komunikasi dengan gangguan mental emosional. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara peran dan pola komunikasi keluarga dengan gangguan mental emosional pada remaja di SMAN 7 Jakarta Pusat. Saran: Diharapkan dapat melakukan penelitian lebih luas lagi mengenai ganguan mental emosional, tidak hanya terpaku pada populasi remaja serta lebih peduli dengan kesehatan mental emosional diri sendiri dan orang lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aprilizani -
Date Deposited: 26 Jun 2023 03:34
Last Modified: 26 Jun 2023 03:34
URI: http://repository.unas.ac.id/id/eprint/7120

Actions (login required)

View Item View Item