DAYA ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN SENYAWASENYAWA BERPOTENSI MEDISINAL DALAM AMPAS JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) ANTIOXIDANT ACTIVITY AND CONTENT OF MEDICINAL POTENTIAL IN RED GINGER (Zingiber officinale var. rubrum) DREGS

PUTRI, ADELIA HASNA TRISNA (2024) DAYA ANTIOKSIDAN DAN KANDUNGAN SENYAWASENYAWA BERPOTENSI MEDISINAL DALAM AMPAS JAHE MERAH (Zingiber officinale var. rubrum) ANTIOXIDANT ACTIVITY AND CONTENT OF MEDICINAL POTENTIAL IN RED GINGER (Zingiber officinale var. rubrum) DREGS. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (386kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (32kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (905kB)

Abstract

Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) adalah varietas jahe yang lebih sering
dimanfaatkan sebagai bahan baku obat dan minuman kesehatan karena memiliki
kandungan senyawa-senyawa berpotensi medisinal dengan persentase yang lebih
tinggi dibandingkan dengan varietas jahe lainnya. Pengolahan jahe merah
umumnya dilakukan dengan proses kering dan basah. Hasil dari kedua proses
tersebut diproses lebih lanjut hingga menjadi produk yang diinginkan. Dari proses
basah akan dihasilkan ampas jahe merah yang dianggap sebagai produk samping
(by product) yang tidak memiliki nilai ekonomi tinggi. Oleh sebab itu dilakukan
penelitian ini untuk mengungkapkan kandungan senyawa-senyawa berpotensi
medisinal dalam ampas jahe merah, agar nilai ekonomi ampas jahe merah
meningkat. Dari hasil penelitian ini terungkap bahwa ampas rimpang jahe merah
masih memiliki kandungan senyawa-senyawa berpotensi medisinal, yaitu kadar
fenol total sebesar 763,13 mg GAE/100g, flavonoid total sebesar 54,02 mg
QE/100g, 6-gingerol sebesar 8,53 mg/g, 8-gingerol sebesar 2,13 mg/g, 10-gingerol
sebesar 3,75 mg/g, dan 6-shogaol sebesar 0,19 mg/g, walaupun daya
antioksidannya tergolong lemah dengan nilai IC50 sebesar 387,81 ppm. Ampas
rimpang jahe merah mengandung serat pangan terlarut dan tidak terlarut masingmasing sebesar 2,79% dan 35,5%. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa
ampas rimpang jahe merah memiliki kadar air 9,40%, kadar abu 5,19%, kadar
lemak 3,35%, kadar protein 6,47%, karbohidrat 75,59%, dan serat kasar 14,70%.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ampas rimpang jahe merah masih
bernilai ekonomi tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau
produk kesehatan lainnya.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 14 Mar 2024 06:09
Last Modified: 14 Mar 2024 06:09
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/9840

Actions (login required)

View Item View Item