Rhomadhona, Soib Tiara (2024) BINGKAI PEMBERITAAN KEKERASAN SEKSUAL DI TRADISI KAWIN TANGKAP SUMBA (Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki pada Kompas.com dan Republika.co.id). Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER (COVER, LEMBAR PENUNJANG, ABSTRAK, KATA PENGANTAR, DAFTAR ISI).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (683kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (281kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (892kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (DAFTAR PUSTAKA, LAMPIRAN LAMPIRAN, LEMBAR AWAL HASIL TURNITIN).pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bingkai pemberitaan
kekerasan seksual di tradisi kawin tangkap Sumba yang disajikan oleh media
online Kompas.com dan Republika.co.id menggunakan analisis framing
Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki dengan empat premis didalamnya yakni
struktur sintaksis, struktur skrip (naskah), struktur tematik, dan struktur
retoris. Teori Konstruksi Sosial Media Massa oleh Berger dan Luckmann
digunakan sebagai dasar untuk menganalisis bagaimana kedua media online
tersebut mengonstruksi realitas pemberitaan mengenai tradisi kawin tangkap
Sumba secara intersubjektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian menggunakan keempat
premis dalam framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki menunjukkan
bahwa dari struktur sintaksis, pada media online republika.co.id, latar belakang
dari pemberitaan diawali oleh viralnya video dugaan kasus kawin tangkap Sumba
yang didukung dengan pernyataan narasumber sebagai sumber informasi utama,
begitu pula dengan kompas.com juga menjabarkan hal yang sama kendati
menggunakan judul dan headline yang lebih berspektif dan narasumber yang lebih
beragam. Pada struktur skrip (naskah), diketahui bahwa republika.co.id
menjabarkan berita sesuai dengan format 5W+1H, sementara kompas.com juga
menggunakan format yang sama. Pada struktur tematik, republika.co.id
menggunakan ragam preposisi sebab-akibat, pembeda, dan penjelas, sementara
kompas.com juga menggunakan ragam preposisi yang sama namun dengan
kuantitas lebih banyak. Namun ada sedikit perbedaan pada struktur retoris
dimana kompas.com menggunakan ragam istilah dan idiom yang lebih beragam
dengan penyampaian yang lebih kritis dibandingkan republika.co.id. Baik
republika.co.id dan kompas.com membingkai dan mengonstruksikan berita kawin
tangkap Sumba sebagai suatu praktik yang memiliki unsur kekerasan seksual
didalamnya, namun kompas.com menyajikannya secara lebih mendalam dan
berkembang menjadi depth news dengan latar belakang budaya. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa baik kompas.com dan republika.co.id dalam
membingkai pemberitaan tentang kekerasan seksual di tradisi kawin tangkap
Sumba telah selaras dengan keempat premis yang ada dalam analisis framing
Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JC Political theory |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 14 Mar 2024 03:04 |
| Last Modified: | 14 Mar 2024 03:04 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/9805 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
