PERBANDINGAN SENSITIVITAS METODE EKSTRAKSI MEMBRAN SELEKTIF DENGAN LISIS PEMANASAN TERHADAP DETEKSI HPV DNA GENOTYPING

Nurjanah, Isnaeni (2024) PERBANDINGAN SENSITIVITAS METODE EKSTRAKSI MEMBRAN SELEKTIF DENGAN LISIS PEMANASAN TERHADAP DETEKSI HPV DNA GENOTYPING. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (808kB)
[thumbnail of Bab I.pdf] Text
Bab I.pdf

Download (314kB)
[thumbnail of Bab II.pdf] Text
Bab II.pdf

Download (393kB)
[thumbnail of Bab III.pdf] Text
Bab III.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of Bab IV.pdf] Text
Bab IV.pdf

Download (184kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (3MB)

Abstract

Kanker serviks menempati posisis ketiga penyebab kematian akibat seluruh kanker di
Indonesia. Pemeriksaan amplifikasi PCR dapat digunakan untuk deteksi HPV DNA
Genotyping. Sebelum pelaksanaan PCR, ekstraksi DNA merupakan langkah penting
karena dapat menentukan sensitivitas pemeriksaan. Sensitivitas deteksi HPV DNA
Genotyping ditentukan oleh konsentrasi, kemurnian dan hibridisasi dot blot. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk membandingkan sensitivitas metode ekstraksi membran
selektif dengan lisis pemanasan terhadap deteksi HPV DNA Genotyping. Pada penelitian
ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan sampel swab serviks
yang sebelumnya sudah diketahui hasilnya, yaitu enam positif low risk, enam positif high
risk dan enam kombinasi keduanya pada Kalgen Innolab. Teknik pengambilan sampel
yang digunakan yaitu disproportionate stratified random sampling. Pengerjaan dilakukan
secara duplo. Dari hasil analisis uji Chi-Square berdasarkan konsentrasi didapatkan nilai
p = 0,5 (>0,05), berdasarkan kemurnian didapatkan nilai p = 0,5 (>0,05) dan berdasarkan
hasil hibridisasi HPV DNA Genotyping didapatkan nilai p = 0,5 (>0,05) artinya tidak ada
perbedaan sensitivitas yang signifikan antara metode ekstraksi membran selektif dengan
metode ektraksi lisis pemanasan terhadap deteksi HPV DNA Genotyping. Pada penelitian ini dapat diketahui bahwa kedua metode ekstraksi tersebut dapat dilakukan amplifikasi dan digunakan dalam deteksi HPV DNA Genotyping. Ekstraksi lisis pemanasan dapat dijadikan pilihan utama untuk digunakan pada deteksi HPV DNA Genotyping karena lebih efisiensi waktu dan biaya.

Kata kunci : amplifikasi, HPV DNA Genotyping, metode ekstraksi, sensitivitas

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 05 Mar 2024 03:55
Last Modified: 05 Mar 2024 03:55
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/9706

Actions (login required)

View Item View Item