PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR PADA PROSES TIMBANG TERIMA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI RUANG MEZANIN RS X JAKARTA

Rutiani, Clara Ega Ayu (2024) PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR PADA PROSES TIMBANG TERIMA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI RUANG MEZANIN RS X JAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf] Text
Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf

Download (899kB)
[thumbnail of BAB  I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (54kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (56kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Hasil uji turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Hasil uji turnitin).pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang:Komunikasi dengan menggunakan alat terstruktur SBAR
(Situation, Background, Assesement, Recomendation) untuk mencapai ketrampilan
berfikir kritis dan menghemat waktu dalam proses timbang terima sehingga
komunikasi yang efektif, tepat waktu, akurat, lengkap, jelas dan yang dipahami oleh
pasien akan mengurangi kesalahan dan menghasilkan peningkatan keselamatan
pasien.
Tujuan: Mampu menerapkan komunikasi SBAR pada proses timbang terima di
ruang Mezanin RS X Jakarta..
Implementasi: Sebelum dilakukan sosialisasi dan roleplay perawat masih tidak
lengkap dalam melakukan komunikasi SBAR pada proses timbang terima dan
setelah dilakukan sosialisasi dan roleplay perawat sudah mulai memperbaiki
komunikasi SBAR pada proses timbang terima.
Hasil: Setelah dilakukannya sosialisasi dan roleplay penerapan komunikasi SBAR
didapatkan adanya peningkatan pelaksanaan Komunikasi SBAR pada proses
timbang terima meningkat dari 18.2% menjadi 72.7%.
Kesimpulan: Berdasarkan analisis ditemukan masalah belum optimalnya
mengenai penerapan komunikasi SBAR pada proses timbang terima di ruang
Mezanin RS X Jakarta. Setelah melalui hasil kuesioner didapatkan 81,2% tidak
lengkap melaksanakan komunikasi SBAR dan sebesar 18,2% lengkap
melaksanakan komunikasi SBAR. Setelah dilakukan implementasi berupa
sosialisasi dan roleplay terdapat peningkatan komunikasi SBAR menjadi 72.7%.
Saran: Agar lebih memahami komunikasi SBAR pada proses timbang terima
sehingga dapat terus diterapkan demi terciptanya pelayanan optimal terhadap
pasien.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi SBAR, Timbang Terima
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 30 Jan 2024 02:56
Last Modified: 30 Jan 2024 02:56
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/9573

Actions (login required)

View Item View Item