KONSENSUS SEBAGAI LANDASAN YURIDIS PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERUPA TANAH (STUDI KASUS: MASYARAKAT ADAT BETAWI DI PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN, KELURAHAN SRENGSENG SAWAH, KECAMATAN JAGAKARSA, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA)

Hasan, Muhammad Albi (2022) KONSENSUS SEBAGAI LANDASAN YURIDIS PEMBAGIAN HARTA WARISAN BERUPA TANAH (STUDI KASUS: MASYARAKAT ADAT BETAWI DI PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN, KELURAHAN SRENGSENG SAWAH, KECAMATAN JAGAKARSA, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN, PROVINSI DKI JAKARTA). Bachelor thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (477kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (378kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (445kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Sistem waris perseorangan adalah bagian dari sistem kekerabatan Betawi yang bersifat parental. Di Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Provinsi DKI Jakarta, ada perkembangan dalam pembagian warisan kepada masyarakat. Perkembangan ini dipengaruhi oleh orang tua dan ahli waris, sehingga terjadi konsensus, yang juga dikenal sebagai kesepakatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pembagian waris di Masyarakat Adat Betawi di Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Provinsi DKI
Jakarta, dengan mempertimbangkan berbagai masalah yang terkait dengan pengaturan hukum waris tanah di Indonesia, pandangan masyarakat adat Betawi tentang hukum waris di Indonesia, dan penerapan konvensi pembagian waris. Penelitian penulisan hukum ini menggunakan yuridis empiris sebagai pendekatan. Hasil wawancara dijadikan sebagai data primer dan didukung data kepustakaan sebagai data sekunder penulisan hukum ini. Saat ini, Masyarakat Adat Betawi di Kampung Setu Babakan yang beragama Islam menentukan pembagian warisnya. Faktor orang tua dan ahli waris memengaruhi perkembangan praktik pembagian warisan. hasilnya adalah kesepakatan dan perdamaian.

Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 26 Jan 2024 07:40
Last Modified: 26 Jan 2024 07:40
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/9563

Actions (login required)

View Item View Item